Warga Minta Pemkot Langsa Memberikan Lampu Traffic Ligth Di Persimpangan Jalan Batee Puteh

Reporter: Rusdi Hanafiah

Langsa-Aceh, Senin (09/01/2017) suaraindonesia-news.com – Arus lalulintas Medan – Banda Aceh di persimpangan jalan Batee Puteh, telah banyak menelan korban hingga sekarang yang diduga pihak terkait di Kota Langsa belum tersentuh perhatiannya walaupun berulangkali terjadi kecelakaan di persimpangan jalan Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama.

“Hal ini sangat meresahkan anak -anak masyarakat di jalan lintas Medan – Banda Aceh yang digunakan warga saat menyeberangi keselamatan mereka yang keluar masuk dari persimpangan jalan batee puteh, karena banyak anak anak pulang pergi sekolah menggunakan persimpangan jalan tersebut,” ungkap, Hasan seorang pemerhati sosial di daerah ini, Senin (9/1).

Menurutnya persimpangan jalan batee puteh, setiap paginya dipadati oleh anak-anak masyarakat menuju kesekolah mereka dengan melewati persimpangan jalan tersebut, bahkan semua mereka sangat berhati – hati akan terjadinya kecelakaan yang dilalui banyak kenderaan umum yang berlawanan arah dari medan-banda aceh.

“Persimpangan jalan Gampong Batee Puteh dikenal lintasan rawan kecelakaan terhadap warga di daerah ini, warga berharap keperdulian pemerintah melalui instansi terkait, untuk memasang rambu -rambu jalan (traffic ligth-red) seperti marka jalan atau pita kejut sebagai tanda berhati – hati akibat banyaknya kenderaan umum yang melintas cepat setiap harinya, apa lagi banyak anak – anak sekolah,” Katanya.

Kecelakaan sudah ratusan masyarakat menjadi korban saat menyeberangi dipersimpangan jalan Gampong Batee Puteh.

“Tapi warga tidak tahu harus mengadukan hal itu kepada siapa? Sampai bertahun – tahun belum ada pemasangan rambu-rambu jalan (tanda berhati – hati) untuk kenderaan umum, seperti lampu Traffic Ligth belum dipasang oleh pihak yang berkaitan dengan lalulintas jalan raya,” tutupnya demikian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here