Warga Larangan Tokol Demo Kejari Pamekasan, Desak Tuntaskan Kasus Raskin

PAMEKASAN, Selasa (11/12/2018) suaraindonesia-news.com – Sejumlah pemuda dan masyarakat Desa Larangan Tokol, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi turun jalan, meminta Kejaksaan Negeri Pamekasan, mengusut tuntas penyelewengan beras miskin (Raskin) yang diduga dilakukan oleh kepala Desa Larangan Tokol, Selasa (11/12/2018).

Salah satu orator aksi Iklal mendesak agar penyidik Kejari Pamekasan mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi program Rastra (Beras Sejehtera) Desa Larangan Tokol.

“Sejak tahun 2009-2016, kami hanya menerima Rastra 4 sampai dengan 6 kali,,“ teriak Iklal.

Tidak hanya itu, momentum 9 Desember yang diperingati sebagai Hari Anti Korupsi seharusnya menjadi momentum bagi Kejari Pamekasan untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang sempat mandek. Apalagi kasus penyelewangan tersebut sudah lama. Namun sejauh ini masih suram.

“Tolong tegakkan hukum. Karena hukum di mata masyarakat tidak ada perbedaan. Di mata hukum semuanya sama,” tandasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Pamekasan, Sutriyono menjelaskan, kasus penyelewengan raskrin di Desa Larangan Tokol sudah memasuki pemeriksaan.

“Kasus penyelewangan Raskrin sudah memasuki tahap klasifikasi, kita terus mengumpulkan data dan bukti,” terangnya.

Dalam melakukan pemeriksaan, Kejari Pamekasan memeriksa sejumlah Keluarga Penerima manfaat (KPM). Hanya saja Sutriyono tidak bisa menjelaskan berapa jumlah KPM yang sudah diperiksa.

“Kami sudah periksa KPM, tapi untuk jumlahnya saya lupa. Karena tidak membaca datanya,” tandasnya.

Reporter : May
Editor : Agira
Publisher : Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here