Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPemerintahanRegional

Warga Keluhkan Jalan Rusak di Desa Beringin, Kecamatan Dasuk

Avatar of admin
×

Warga Keluhkan Jalan Rusak di Desa Beringin, Kecamatan Dasuk

Sebarkan artikel ini
IMG 20250624 211643

SUMENEP, Selasa (24/06) suaraindonesia-news.com – Kondisi jalan di Dusun Kolor, Desa Beringin, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, dikeluhkan warga akibat rusak parah dan belum mendapatkan penanganan sejak lama. Jalan yang menjadi akses utama bagi masyarakat, termasuk pelajar dan wali murid yang menuju pondok pesantren, kini sulit dilalui kendaraan roda dua karena permukaan jalan dipenuhi batu dan aspal yang nyaris hilang.

Salah satu warga, Ruslan Ar-Rosyid, menyampaikan bahwa kerusakan sudah berlangsung cukup lama, dan dua tahun terakhir menjadi periode yang paling parah.

“Jalan ini sudah rusak sejak lama. Banyak batu besar menonjol di badan jalan, sangat sulit dilalui. Banyak pengendara motor yang nyaris jatuh,” ujar Ruslan, Selasa (24/06/2025).

Ia menambahkan, masyarakat telah menyampaikan keluhan tersebut kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Beringin, namun hingga kini belum ada tindakan perbaikan. Warga berharap agar seluruh dusun mendapatkan perhatian yang merata.

“Warga Desa Beringin berhak atas infrastruktur yang layak. Kami berharap jalan ini segera diperbaiki tanpa harus mengandalkan sumbangan warga,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, saat dikonfirmasi oleh awak media, Kepala Desa Beringin belum dapat memberikan keterangan langsung. Namun, melalui pernyataan yang disampaikan oleh suaminya, Moh. Saleh, disebutkan bahwa perbaikan jalan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat.

“Kalau sekarang mau diperbaiki, harus dari sumbangan masyarakat,” ujar Moh. Saleh.

Ia juga menyampaikan bahwa rencana perbaikan untuk tahun depan masih dalam tahap pertimbangan, menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat yang juga menginginkan infrastruktur yang memadai.

“Kita lihat dulu tahun depan, karena banyak masyarakat yang juga membutuhkan jalan bagus,” tambahnya.

Warga berharap agar pemerintah desa dan pihak terkait dapat segera menanggapi persoalan ini dengan serius, mengingat jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat setempat.