Warga Blok PJKA Butuh Bantuan Rumah Dari Pemkot Langsa

oleh -23 views

Langsa-Aceh, Suara Indonesia-News.Com –┬áPara warga yang juga didukung ibu – ibu Kampung PB. Blang Pase, Kecamatan Langsa Kota, yang berasal Warga Lingkungan Blok PJKA,” Salmiah (70). mengatakan kepada Wartawan, Minggu (13/12) dalam menyelesaikan instruksi bongkar bangunan dari pihak PJKA setempat, yang di duga telah memutuskan kepada warga di atas tanah PJKA harus mengosongi tempat tinggal dalam waktu 7 hari.

Disinyalirkan akan terjadi penekan physikologi antara warga dengan pihak oknum PJKA, apa bila timbul penggusuran maka dikhawatirkan warga akan terjadi kericuhan.”Ujarnya.

” Menurut, Salmiah, Ia menjelaskan semua warga Blok PJKA sangat mengharapkan kepada pihak PJKA untuk melakukan pendekatan pada Pemerintah Kota (pemko) Langsa, ” Yakni, untuk mencari solusi terbaik dalam melindungi keadaan kami yang hidup di bawah kemiskinan dan belum mampu memiliki tempat tinggal lainnya.

Seharusnya PJKA Langsa, bagaimanapun telah mengetahui dalam catatan sejarah Perusahaan Kereta Api Indonesia di Aceh, yang mana kami semuanya adalah warga dari anak anak mantan pekerja kereta api tempo doeloe telah puluhan tahun menempati bangunan di atas tanaj PJKA, berasal dari ayah kami dan resmi warga pemko langsa yang dikuatkan dengan identitas kami miliki sampai hari ini, tercatat warga langsa. ” Tuturnya.

” Harapan kami kepada Walikota Langsa Usman Abdullah SE, sejauh permintaan warga yang paling mendalam agar melindungi keadaan keluarga kami yang mengalami derita dan semuanya hidup di bawah garis kemiskinan di lingkungan Blok PJKA Langsa.

” Semoga warga Blok PJKA di dalam kepemimpinan Walikota Langsa Usman Abdullah SE, dapat memberikan bantuan rumah, karena semua yang tinggal di sini tidak memiliki tanah untuk membangun rumah setelah nantinya terjadi penggusuran oleh PJKA.

Dilanjutkannya, semua cerita ini bukan rekayasa dan kenyataan yang saya deritakan dan berharap Pemerintah Kota Langsa boleh langsung untuk melihat gubuk yang saya tempati bersama keluarga sangat tidak layak huni dengan perlu mendapatkan bantuan rumah dari Pemko Langsa. ” Pinta Salmiah demikian.(Rusdi Hanafiah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *