BALI, Rabu (06/08) suaraindonesia-news.com – suaraindonesia-news.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menjadi pembicara kunci dalam Kuliah Umum yang diselenggarakan Universitas Mahendradatta di Bali, Sabtu (02/08/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan peran Reforma Agraria sebagai instrumen dalam pengelolaan tanah secara adil dan berkelanjutan.
Dalam paparannya, Wamen Ossy menjelaskan bahwa Reforma Agraria mencakup dua aspek utama, yakni penataan aset dan penataan akses. Penataan aset meliputi legalisasi dan redistribusi tanah, sementara penataan akses bertujuan untuk mendorong pemanfaatan tanah secara produktif oleh masyarakat.
“Jika tanah tidak dikelola dengan baik, padahal jumlahnya terbatas sementara jumlah penduduk terus bertambah, maka akan terjadi kesenjangan dalam kepemilikan tanah di masa depan,” ujar Ossy Dermawan.
Ia juga menyampaikan bahwa redistribusi tanah merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan akses kepemilikan tanah kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti masyarakat miskin, kelompok marginal, dan masyarakat adat.
Lebih lanjut, penataan akses tanah disebutnya telah diterapkan di sejumlah daerah, salah satunya di Kabupaten Jembrana, Bali, dengan pemanfaatan tanah adat untuk budidaya pisang cavendish. Model serupa juga mulai diterapkan di daerah lain seperti Majalengka, Jawa Barat, melalui program peternakan.
Wamen Ossy turut memperkenalkan layanan digital pertanahan yang dikembangkan oleh Kementerian ATR/BPN, termasuk sistem informasi berbasis situs Bhumi ATRBPN. Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengakses informasi kepemilikan dan status tanah secara daring.
“Layanan ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi informasi pertanahan kepada masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan kuliah umum tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali I Made Daging, para kepala kantor pertanahan se-Provinsi Bali, serta Wakil Pembina Ikawati ATR/BPN Wida Ossy Dermawan. Hadir pula Ketua Umum Yayasan Mahendradatta I Gusti Ngurah Wira dan Rektor Universitas Mahendradatta Ni Ketut Wiratny.













