Wali Kota Probolinggo; Vaksin Itu Aman, Masyarakat Jangan Termakan Informasi Hoax Yang Beredar

oleh -94 views
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi saat memantau pelaksanaan vaksin di Balaii Kesehatan KKP Mayangan, Jumat (23/7/2021) pagi. (Foto: Singgih/SI)

PROBOLINGGO, Jumat (23/7/2021) suaraindonesia-news.com – Beredarnya informasi hoax yang beredar di masyarakat tentang vaksin yang dikabarkan setelah divaksin bisa mati dan lain sebagainya menjadi kendala bagi masyarakat tidak berani di vaksin atau memvaksinkan dirinya ketempat tempat/fasilitas pelayanan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin saat memantau langsung kegiatan pelayanan vaksin massal yang di Balai Kesehatan KKP Mayangan, Jumat (23/7/22) pagi.

Wali Kota yang lebih akrab disapa dengan sebutan Habib Hadi ini mengatakan, informasi hoax yang beredar dimasyarakat, kalau sudah di vaksin katanya bisa mati dan lain sebagainya itu menjadi kendala sehingga masyarakat tidak berani di vaksin atau memvaksinkan dirinya.

“Padahal informasi itu tidak benar atau hoax,” ungkap Habib Hadi kepada sejumlah wartawan saat memantau pelaksanaan vaksin di KKP Mayangan, Jumat (23/7/21) pagi.

Ia mencontohkan, kalau anak kecil setelah divaksin ada yang mengalami demam ada juga yang tidak.

“Ya seperti itulah. Sehingga dengan berdarnya informasi hoax itu ketakutan masyarakat masih banyak, takut divaksin dan tidak berani memvaksikan dirinya. Oleh karena itu saya harus meyakinkan kepada masyarakat kalau vaksin ini aman dan berharap bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat semua mau di vaksin untuk mengurangi dampak apabila terpapar tidak parah sehingga bisa terkendali. Karena vaksin ini ibaratnya helm.

“Kalau kita berkendara sepeda motor memakai helm, kalau jatuh kepala terbentur masih bisa selamat karena pakai pengaman kepala (helm). Tapi kalau tidak pakai helm bisa sangat parah. Seperti itulah vaksin, maka masyarakat harus mau divaksin atau memvaksinkan diri,” jelas mantan anggota DPR RI ini.

Ia juga sebutkan, untuk warga kota Probolinggo yang sudah vaksin sekitar 40%, dan pemerintah terus berupaya agar masyarakat mau di vaksin dan memvaksinkan dirinya.

“Ketakutan masyarakat untuk vaksin ini karena termakan informasi hoax melalui WA grup dan lain sebagainya. Oleh karena itu saya menghimbau kepada masyarakat supaya mendatangi tempat tempat pelayanan kesehatan masyarakat untuk bertanya tentang informasi hoax yang beredar itu,” tandas orang nomor satu di kota mangga ini.

Reporter : S.Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *