Wali Kota Probolinggo Serahkan Hewan Kurban Kepada Masyarakat

oleh -511 views
Foto : Wali Kota Probolinggo Habib Hadi saat serahkan hewan kurban kepada masyarakat, Kamis (30/7/20) sore.

PROBOLINGGO, Kamis (30/7/2020) suaraindonesia-news.com – Jelang Hari Raya Idul Adha 1441-H, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo serahkan hewan kurban kepada masyarakat.

Penyerahan hewan kurban dilakukan oleh Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) jalan Ahmad Yani kota setempat, Kamis (30/7/20) sore.

Tampak hadir dalam penyerahan tersebut adalah Sekda Kota drg Ninik Ira Wibawati, serta segenap OPD dilingkungan Pemkot Probolinggo.

Dalam penyerahan tersebut Wali Kota mengatakan, bahwa hewan kurban tersebut berkat urunan dari semua OPD.

“Hewan kurban ini hasil urunan dari semua OPD. Mereka menyisihkan sebagian rizkinya untuk kurban. Oleh karena itu, dalam penyerahan ini mereka semua kita undang, karena mereka yang berkurban,” tutur wali kota.

Mudah-mudahan tahun-tahun kedepan bisa melaksanakan lagi, diberi kesehatan dan kekuatan untuk melaksanakan kewajiban kita karena kita diberi rizki dan kemampuan dalam melaksanakan kurban ini, kata wali kota yang lebih akrab disapa dengan sebutan Habib Hadi ini.

Pada idul Adha tahun ini, lanjut Habib Hadi, berkat urunan semua OPD dan saya pribadi ada 22 ekor kambing dan 6 ekor sapi yang kita salurkan kepada masyarakat. “Mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah lagi sehingga penyaluran bisa merata.

” Atas nama pemerintah, semenjak saya menjabat, alhamdulillah semua OPD melaksanakan kurban tanpa disuruh, tanpa diajak, dengan kesadaran sendiri melaksanakan kurban. Karena itu saya ucapkan terimakasih mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh kedepan, kita bisa meneruskan hal-hal yang positif untuk kebaikan kita semua,” ungkap Habib Hadi.

Pada kesempatan itu wali kota menyampaikan kepada para tokoh ulama dan Kyai yang hadir, agar dalam pelaksanaan sholat Idul Adha untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha, tetap kedepankan protokol kesehatan. Karena kita tidak ingin ada sesuatu yang tidak kita inginkan tanpa kita sadari itu menimbulkan suatu hal yang mudharot,” himbaunya.

Apa salahnya kalau kita menjaga. Lebih baik kita menghindari dan menjaga diri dari pada kita lalai, sehingga kita terbebani dan menghadapi situasi dan kondisi yang tidak kita inginkan, imbuhnya.

Ia sebutkan, grafik Covid-19 di kota probolinggo terus meningkat. Itu karena tim tracing kesehatan kota probolinggo berjalan. Kalau tim tracing tidak jalan, tidak turun ke masyarakat tidak mungkin ada penambahan, karena tidak terlacak.

“Jadi kalau ada warga yang terkomfirmasi positif kita akan tracing, kita cek, apabila positif baru dimasukkan data. Angka banyak maupun sedikit tidak menjadi soal, tapi yang penting pelayanan kepada masyarakat, apapun yang kita hadapi harus kita lakukan semuanya,” ungkapnya.

Untuk itu, wali kota berharap tokoh masyarakat untuk bisa memberi himbauan kepada masyarakat.

Saya berharap tokoh masyarakat bisa memberi himbauan kepada masyarakat. Virus ini adalah tantangan kita semua. Pemerintah tidak bisa melakukan apa-apa tanpa ada pemahaman dan kesadaran dari masyarakat.

“Besok sholat idul adha, tolong disampaikan kepada jamaahnya, untuk saling menjaga. Karena tanpa kebersamaan, mustahil kita bisa menyelesaikan, dan menghadapi penyebaran Covid-19, khususnya di kota probolinggo,” tandas orang nomor satu di kota mangga ini.

Reporter : Singgih Widjanarko
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *