Reporter: Inro
Jambi, Kamis (9/2/2017) suaraindonesia-news.com – Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar menjadi Inspektur Upacara Apel hari keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Kamis(09/02/2017) Lapangan Sepakbola Pertamina EP Kenali Asam Atas.
Turut Mendampingi Sekda Kota Jambi, Daru Pratomo, Wakil Bupati Bungo.
Dikatakan Fachrori Umar dalam sambutan pidato Menaker, Apel Nasional dan pernyataan dimulainya bulan keselamatan K3 secara Nasional dilakukan serentak termasuk dalam Provinsi Jambi.
“Peringatan hari K3 nasional 2017. Dilakukan secara serentak seluruh tanah air.
Hari K3 diperingati setiap 12 januari, Tahun 2017 ini memasuki tahun ke-3 mewujudkan kemandirian masyarakat indonesia berbudaya K3 tahun 2020,”jelasnya.
Pemerintah secara terus menerus meningkatkan pembangunan yang bertujuan memperluas kesempatan kerja yang pada akhirnya dapat mensejahterahkan masyarakat.
“Bidang ketenagakerjaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan masyarakt yang mendukung prioritas program tersebut baik secara langsung dan tidak langsung,”katanya..
Program pembangunan tersebut harus didukung oleh sdm yang kompeten dan setiap pelaksanaan pembangunan harus menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.
Berdasarkan data dari BPS dalam survei angkatan kerja nasional bulan agustus 2016 jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 118.41 juta orang dan sekitar 60.24 persen diantaranya tingkat pendidikan sd, smp. Kondisi demikian jelas menunjukkan bahwa tingkat kompetensi angkatan kerja indonesia secara rata-rata perlu ditingkatkan.
Dalam era globalisasi khususnya dalam mea kesiapan sdm sangat penting dalam menghadapi mea termasuk dalam peningkatan aspek K3.
“Dalam upaya peningkatan pelaksaanaan K3 kementerian ketenagakerjaan telah mengembangkan berbagai upaya, pertama penyempurnaan peraturan perundangan-undangan serta standar yang menjadi pedfoman sehingga pelaksanaan program k3,”paparnya.
Kedua, meningkatkan pengawasan bidang k3 melalui penambahan jumlah pengawas spesialis bidang k3. 2016 telah didik pengawas baru sebanyak 60 orang sehingga terdapat 351 orang pengawas spesialis bidang k3 yang tersebar di seluruh Indonesia.
Ketiga, meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya pembinaan k3. 2016 lembaga audit smk 3 ada sebanyak 10 perusahaan dan jumlah perusahaan jas bidang K3 baik bidang pembinaan, pemeriksaan. Penguji konsultasi. Mengalami peningkatan sebanyak 625 perusahaan 2015 menjadi 859 perusahaan 2016.
Keempat, meningkatkan kesadaran tenaga kerja dan masyarakat tentang k3 nelalui peningkatan jumlah komptensui K3, dimana terdapat sebanyak 57.653 orang k3 2015 neningkat menjadi 75.081 orang 2016.
Kelima, perusahaan yang menerapkan smk 3 tahun 2015 sebesar 1040 perusahaan dari 221006 perusahaan 0.47 persen menjadi 1.762 perusahaan dari 254161 perusahaan 0.71 persen di 2016.
Keenam, meningkatkan perusahaan yang mendapakan penghargaan kecelakaan nihil 2015 sebanyak 956 perusahaan dari 221.006 perusahaan 0.43 persn menajdi 1140 perusahaan dari 254161 perusahaan 0.45 persen 2016.












