Wagub Desak PLN Jatim Penuhi Subsidi Tepat Sasaran

Gus Ipul bersama narasumber lainnya

SURABAY, Suara Indonesia-News.Com – Perusahaan Listrik Negara (PLN) harus memenuhi kebutuhan listrik masyarakat terutama di daerah pelosok. Hal ini disampaikan Drs. Syaifullah Yusuf, Wagub Jatim pada pembukaan Diskusi Umum Subsidi tepat sasaran di Dyandra Convention Center Surabaya, Rabu ( 7/10/2015).

“Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang banyak di butuhkan dikarenakan energi listrik dirubah menjadi bentuk energi lain. Pertambahan penduduk dan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat menyebabkan kebutuhan tenaga listrik akan semakin meningkat,” kata Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim ini.

Menurut Gus Ipul, saat ini menjadi kebutuhan pokok dan utama  bahkan penentu kesejahteraan di masyarakat. PLN harus melakukan pendataan daerah mana saja di jawa Timur yang belum terpasang listrik.

Ir. Judi Winardi Widjaya General Manager PT. PLN Distribusi Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan, listrik bersubsidi berdaya 450 VA atau 900 VA adalah listrik yang dialokasikan untuk warga miskin. Namun pada kenyataannya banyak kalangan menengah atas yang memanfaatkan listrik bersubsidi ini.

“Di Indonesia terdapat 22,8 juta pengguna pelanggan 450 VA. Untuk pengguna 900 VA sebanyak 22,3 juta pelanggan. Jadi total pengguna listrik subsidi adalah 45 juta pelanggan,” kata Judi.

Namun, berdasar data TNP2K (Tim nasional Percepatan penanggulangan Kemiskinan) kebijakan subsidi listrik harusnya hanya diberikan ke 24,7 juta pelanggan miskin dan rentan miskin. Sehingga ada 20,3 juta pelanggan yang tidak tepat sasaran yang menggunakan subsidi listrik.

Diskusi tersebut dihadi Ir. Paranai Suhasfan, Kepala Divisi Pengembangan regional jawa bagian Timur dan Bali pada Direktorat bisnis, Regional jawa Bagian Timur dan Bali PT. PLN (Persero), Dinsos Jatim, Kresnayana Yahya Pakar Statistik dan Imanuel Yosua dari KPP (Komisi Pelayanan Publik). (Adhi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here