Wabup Nias Terima Kunjungan Kepala LPP RRI Gunungsitoli, Ini yang Dibahas

oleh
Wakil Bupati Nias saat menerima kunjungan RRI Gunungsitoli di ruang kerjanya.

NIAS, Rabu (22/1/2020) suaraindonesia-news.com – Wakil Bupati Nias, Arosokhi Waruwu, SH, MH menyambut baik atas kunjungan Kepala LPP RRI Gunungsitoli, Suprawata bersama Pejabat Struktural RRI Gunungsitoli, di Ruang Kerja Wakil Bupati Nias Lantai II Kantor Bupati Nias, Rabu (22/01).

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih 30 menit tersebut Kepala LPP RRI Gunungsitoli menyampaikan beberapa hal tentang program siaran RRI Gunungsitoli yang dapat diikuti oleh dinas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias dalam rangka menyampaikan informasi kepada masyarakat diantaranya Program Dialog Interaktif dan Program Dialog Tanggap Bencana.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Nias menyampaikan apresiasi atas porgam tersebut.

“Kita mengapresiasi program RRI tersebut serta mendukung atas pelaksanaan program itu agar informasi yang selama ini belum di ketahui masyarakat dapat terjawab melalui proram dialaog dimaksud,” ucap Wakil Bupati.

Selanjutnya Wakil Bupati Nias menyampaikan harapannya kepada LPP RRI Gunungsitoli.

“Kiranya kerjasama yang selama ini telah terjalin dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Nias terus ditingkatkan. Saat ini ditengah-tengah masyarakat banyak berkembang bahwa Pemerintah Kabupaten Nias tidak ada yang diperbuat, dengan melalui program dialog yang difasilitasi oleh RRI Gunungsitoli dapat menjawab semua apa yang telah diperbuat oleh Kabupaten Nias sejak pemekaran,” ungkap Wabup.

Arosokhi Waruwu juga memaparkan kepada Kepala RRI Gunungsitoli bahwa Kabupaten Nias sejak awal mekar atau setelah kepemimpinan mereka, Kabupaten Nias belum memiliki Ibu Kota sehingga Pembangunan kantor Bupati Nias menjadi terhambat, sehingga setelah ditetapkan kantor Bupati melalui Peraturan Pemerintah pada tahun 2016, Kabupaten Nias baru bisa memprogramkan pembangunan beberapa Gedung kantor.

Lebih lanjut Wakil Bupati Nias menjelaskan bahwa diwilayah Kabupaten Nias yang awalnya 9 Kecamatan dan tahun 2012 menjadi 10 Kecamatan dan diantara 10 Kecamatan tersebut 3 Kecamatan yang merupkan daerah tersisolir yang tidak dapat ditempuh oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4, alhasil saat ini semua Kecamatan di Kabupaten Nias khususnya di 3 kecamatan yakni, Ulugawo, Somolo-molo dan Mau telah terakses oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4.

“Pemerintah Kabupaten Nias terus berbenah dengan menetapkan wilayah Pantai tagaule sebagai destinasi wisata pantai yang terus dilakukan pembangunan diberbagi sector untuk mendukung daerah wisata tersebut, dan akhir-akhir ini Pemerintah Kabupaten Nias melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Nias telah melakukan upaya dalam menghidupkan kembali permandian Air Panas Mbomboaukhu yang sejak dilanda gempa mata air Mbomboaukhu telah hilang dan sekrang telah dilakukan pengeboran bekerjasama dengan Institut Tekhnologi Bandung dan hasilnya sudah ada dan sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Idanogawo, dan target tahun 2021 fasilitas umum di lokasi permandian air panas mbomboakhu dapat selesai sehingga masyarakat dapat menikmatinya,” ungkapnya.

Pada kunjungan Kepala RRI Gunungsitoli Wakil Bupati Nias turut didampingi oleh Asisten Adminitrasi Umum Sekda Kabupaten Nias Marullam Sianturi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Drs. Dahlanroso Lase dan beberapa Pejabat Struktural Lingkup Pemkab Nias.

Reporter : Topan
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *