KOTA BOGOR, Selasa (03/02) suaraindonesia-news.com – Sehari setelah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 serta menerima arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Rapim yang berlangsung di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Denny Mulyadi, serta jajaran pimpinan perangkat daerah.
Dalam arahannya, Dedie Rachim menyampaikan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya seluruh aparatur pemerintah daerah bekerja secara optimal, sepenuh hati, serta senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Dedie Rachim juga mengingatkan bahwa pada 21 Februari 2026 genap satu tahun dirinya bersama Jenal Mutaqin mengemban amanah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor. Ia menilai berbagai capaian telah diraih meski dihadapkan pada beragam tantangan dan keterbatasan.
Pada kesempatan tersebut, Dedie Rachim menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkot Bogor atas dukungan dan kinerja yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya.
“Kita semua memiliki tugas masing-masing. Keberhasilan maupun kegagalan dalam menjalankan tugas kami sangat ditunjang oleh kinerja Bapak dan Ibu semua,” ujar Dedie Rachim.
Menghadapi berbagai kritik dan dinamika yang berkembang, Dedie Rachim meminta seluruh perangkat daerah memiliki strategi serta mekanisme komunikasi yang efektif dengan para pemangku kepentingan. Upaya tersebut perlu didukung dengan kinerja dan langkah konkret yang selanjutnya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi pemerintah.
Selain evaluasi dan arahan, Dedie Rachim juga mengungkapkan sejumlah agenda strategis yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, di antaranya soft launching Museum Pajajaran Batutulis, sertifikasi aset daerah, serta rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan berdampingan dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dalam satu kawasan.
Menurutnya, rencana tersebut merupakan capaian besar yang tidak mudah diwujudkan dan merupakan hasil kontribusi para pendahulu serta pemimpin Kota Bogor sebelumnya.
“Konsistensi dan dukungan seluruh jajaran Pemkot Bogor sangat diharapkan agar seluruh program dapat terlaksana sesuai dengan perencanaan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menekankan agar progres kinerja perangkat daerah dapat dipublikasikan dan disampaikan melalui juru bicara digital yang telah ditunjuk.
Hal senada disampaikan Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi, yang menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus menjadikan arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagai perhatian bersama serta diwujudkan dalam bentuk kinerja nyata.












