Usai Panen Pertama, Petani Padi Abdya Kembali Menikmati Panen Ciding

oleh -67 views
Sejumlah warga saat memanen padi kedua (Ciding) di desa Alue Dama Kecamatan Setia-Abdya

Reporter: Nazli Md.

Blangpidie, suaraindonesia-news.com – Sejumlah petani dibeberapa gampong Kabupaten Aceh Barat Daya(Abdya) kembali memperoleh  keuntungan dari masa panen rendengan MT gadu II tahun 2016 hingga panen kedua atau sering disebut panen “padi Ciding” usai panen pertama.

Menurut Kartini (48) salah seorang petani asal Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Blangpidie,  suaraindonesianews.com, Selasa (12/7/2016), di sela-sela memotong padi miliknya yang terletak area persawahan desa Alue Dama Kecamatan Setia mengatakan, sudah beberapa hari terakhir ini memotong padi ciding, terkadang bisa mencapai 30 hingga 40 Kg per hari, terkadang sehari bisa mencapai Rp.150,000(seratus lima puluh ribu rupiah) dengan harga jual Rp.4,000(empat ribu rupiah) per kg.

“Panen kedua tahun ini hasilnya memang tidak sama dengan hasil panen pertama, karena, selain tidak di pupuk, juga tidak dirawat dengan baik, sehingga tangkai malai padi yang keluar agak sedikit kecil bila dibandingkan dengan hasil panen pertama, bisa dikatakan ¼ dari hasil panen pertama,” jelas Kartini.

Dijelaskan Kartini, walaupun hasilnya tidak sama dengan panen pertama,  tetapi  para petani sangat bersyukur karena sekali tanam, mendapat dua kali panen.

“Ini merupakan rezeki yang diberikan oleh Allah SWT,”tutur kartini.

Di samping itu Idris (64) petani padi warga Babahlok, Kecamatan Blangpidie, juga mengatakan hal yang senada, bahwa lahan sawah petani di daerahnya kini sedang memasuki tahap panen lagi, yaitu panen padi ciding selain dengan hasil yang sangat bagus juga benih anakan padi yang sangat tidak kalah dengan yang pertama panen.

Idris berharap, untuk musim panen kedepan, lahan persawahan yang sudah di panenkan agar pemerintah melalui dinas terkait untuk mempasilitasi pagar keamanan (kawat) supaya terhindar dari gangguan ternak-ternak yang berkeliaran setelah musim panen nantinya sebab hasil panen padi kedua (ciding) bisa mencukupi biaya hidup sehari-hari, tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *