UPJA Maju Mapan Dukung Panen Padi Tahun Ini Menjadi Kesejahteran Petani

oleh -260 views
Foto: UPJA Maju Mapan Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu bersama Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM dan Forkompincam setempat saat mengelar panen raya.

BLORA, Minggu (17/7/2022) suaraindonesia-news.com – Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Maju Mapan, Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah meresmikan pompa irigasi air Bengawan Solo dan panen raya padi.

Peresmian pompa irigasi air Bengawan Solo dan panen raya padi tersebut berlangsung di balai desa setempat, Minggu pagi.

UPJA sendiri merupakan lembaga ekonomi di pedesaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa optimalisasi penggunaan alat mesin dan pertanian (Alsintan), guna memperoleh keuntungan usaha.

Ketua UPJA Maju Mapan Kelurahan Tambakromo, Lulus Suharyono mengungkapkan, acara tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari Rancangan Pengembangan Inovasi Kolaborasi (RIPK) antara Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) dengan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta.

“Tujuannya tentu untuk pengembangan petani modern padi pada lahan sawah tadah hujan seluas 150 hektar,” kata Lulus saat diwawancara Suara Indonesia, Minggu (17/7).

Lulus menerangkan, awalnya luas lahan sawah tadah hujan di area sejahtera sekitar 45 hektar, namun kini telah berkembang menjadi 70 hektar.

Meski panen padi tahun ini masih rata-rata menginjak 50 persen di area sawah seluas 45 hektar tersebut, pihaknya menilai hal ini merupakan keberhasilan yang sudah mumpuni.

“Ini sangat baik sekali dibandingkan kondisi lainnya. Kami memiliki Target sampai 100 persen dari hasil panen padi dikemudian hari,” terangnya.

“Kami berharap tahun depan target bisa mencapai 70 persen. Namun, kami terus berupaya agar mencapai 100 persen memenuhi target,” kata dia lebih lanjut.

Sementara itu, koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cepu, Kiki Heruwati, mengucapkan terima kasih kepada BBP Mektan.

Sebab, melalui BBP Mektan, saat ini UPJ Maju Mapan Kelurahan Tambakromo, bisa mendapatkan bantuan.

Terpisah, Camat Cepu, Budiman juga mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta karena telah membantu pengembangan petani modern padi.

“Kami mohon masukannya, agar ke depan lebih baik lagi untuk pengelolaan pertanian. Tentunya, kemajuan pertanian ini untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” kata Budiman.

“Semoga para petani di wilayah Cepu terus bersemangat untuk mendapatkan ilmu, pengalaman dan inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan taninya,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Dekan UGM, Eni Hamayati merasa senang dan mendukung adanya program peningkatan produktifitas pangan khususnya di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

Dia mengungkapkan, Fakultas Teknologi Pertanian UGM menerjunkan mahasiswa S3 untuk membantu program tersebut agar terlaksana dengan baik.

“Karena air sangat vital guna keberlangsungan pertanian, oleh karena itu irigasi ini menjadi sangat penting dibutuhkan dan dipikirkan bersama,” ungkapnya.

Pihaknya berharap adanya pengelolaan serius dari dinas terkait dan koordinasi terhadap petani di kecamatan setempat. Tujuannya, agar program tersebut bisa dirasakan semua petani.

“Harus ada keterpaduan semua pihak dalam mendukung program ini secara menyeluruh,” pungkasnya.

Diketahui, ada slogan untuk Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora itu. Hal ini sempat disampaikan Budiman diakhir acara peresmian pompa irigasi air Bengawan Solo dan panen raya padi.

“Sesarangan,” kata Budiman.

Disambut riuh para petani.

“Mbangun Bloro,” teriak petani yang hadir pada peresmian pompa irigasi air Bengawan Solo dan panen raya padi itu.

“Kecamatan Cepu,” balas Budiman dalam slogannya.

Para petani pun saling bersahutan dan membalas ucapan panggilan Budiman.

“Rahayu,” ucap para petani dengan nada bersamaan.

Reporter: Lukman
Editor: Miftahol Hendra Efendi
Publisher: Romla

Tinggalkan Balasan