INDRAMAYU, Rabu (24/10/2019) suaraindonesia-news.com – Sedekah Bumi adalah salah satu upacara tradisional untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Seperti yang dilakukan di Desa Larangan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (23/10).
Dalam acara tersebut, digelar berbagai kegiatan sosial, seperti Sunatan masal dan hiburan pagelaran seni budaya sandiwara Dewi Pantura asal Desa Larangan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.
Upacara Sedekah Bumi ini menjadi sarana ucapan rasa syukur warga setempat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala karunia yang diberikan. Seluruh penduduk berkumpul dengan penuh suka cita untuk mengungkapkan rasa terima kasih mereka melalui berbagai kegiatan ritual keagamaan dan pesta rakyat.
Bagi masyarakat Jawa, khususnya para kaum petani, tradisi sedekah bumi bukan sekedar rutinitas atau ritual yang sifatnya tahunan. Akan tetapi, tradisi sedekah bumi mempunyai makna yang mendalam. Selain mengajarkan rasa syukur, tradisi sedekah bumi juga mengajarkan pada kita bahwa manusia harus hidup harmonis dengan alam semesta.
Menurut Masedi, kepala Desa Larangan kepada media ini menerangkan, acara sedekah Bumi ini adalah rutinitas tahunan dan untuk penambahan materi acara tahunan ini yaitu ada Sunatan masal, kegiatan sosial yang diikuti 8 anak peserta sunatan masal.

“Dalam rangkaian acara tersebut, pada malam Rabu diadakan juga Tahlil Bersama dan pagi harinya Kumpul Tumpeng bertempat di halaman pendopo Kantor Desa Larangan,” kata Masedi.
Masedi menambahkan, adapun pelaksanaan arak-arakannya yang ikut adalah seluruh perangkat Desa Larangan, Tokoh masyarakat, singa Depok, marching Band dari pelajar SMP, Reog Indramayu dan anak-anak yang ikut sunatan masal.
“Setelah arak-arakan selesai dilanjut pukul 16.00 Wib pelaksanaan Sunatan Masal,” tutur Masedi.
Ia berharap, dengan diadakannya sedekah Bumi ini Desa Larangan, penanaman Padi di pesawahan menghasilkan hasil yang maksimal, panen yang melimpah, subur, makmur dan sejahtera.
“Saya ucapkan banyak terima kasih atas kerjasama dan dukungan semua pihak, khususnya masyarakat Desa Larangan dan terima kasih juga kepada pemuda dan pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna yang giat mengadakan kegiatan acara untuk kepentingan umum, salah satunya kegiatan Sunatan masal ini,” pungkasnya.
Reporter : Anton
Editor : Amin
Publisher : Marisa












