KOTA BATU, Suara Indonesia-News.Com – Jumlah jamaah haji asal Kota Batu menjadi korban tragedi Mina terus bertambah, Senin siang (28/9) dikabarkan Junaidi Syahrudin Marjun, dengan Kloter SUB 36 Nomor paspor B 1021715, meninggal dunia.
Namun Senin sore, Kementrian agama (Kemenag) kota Batu mengumumkan kembali berita duka itu, selain junaidi yang tewas menjadi korban mina, juga kabar dua orang jamaah haji asal kota Batu, Mulyono bersama istrinya Siti aisiyah dinyatakan belum kembali kepemondokannya.
Warga Jalan Melati Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo itu dinyatakan hilang setelah terjadi peristiwa tragedi mina hingga memasuki hari ke empat, keduanya tidak ada kontak alias putus komunikasi.
Kepala Kementrian agama kota Batu M Jamal mengungkapkan jika kedua orang tersebut belum kembali ke pemondokan.
“Petugas kami terus melakukan pencarian, namun hingga saat ini upaya tersebut belum mendapatkan hasil, komunikasi dengan melakukan ke sambungan telpon kepada yang bersangkutan juga terputus.” Kata Jamal.
Lanjut dia data, dari Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh kementrian agama (Kemenag) mengungkapkan Kloter 36 embarkasi Surabaya (SUB 36) sebanyak dua orang belum kembali ke pemondokan.
Sampai saat ini sebanyak 82 jamaah belum kembali ke pemondokan sejak Kamis 24 September 2015 hingga sekarang, Senin 28 September 2015.
Data kementrian agama, Jamaah yang belum kembali ke pemondokan tersebut berasal dari sejumlah kloter yaitu: Kloter 14 embarkasi Batam (BTH 14) sebanyak delapan orang. Kloter 61 embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 61) sebanyak 46 orang. Kloter 10 embarkasi Makasar (UPG 10) sebanyak lima orang. Dan, kloter 62 embarkasi Solo (SOC 62) sebanyak tujuh orang. Kloter 48 embarkasi Surabaya (SUB 48) sebanyak 14 orang. (Adi Wiyono).












