Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita UtamaHukumPeristiwaRegional

Tragedi Ledakan yang Hebohkan Masyarakat Dasuk Temukan Titik Terang

Avatar of admin
×

Tragedi Ledakan yang Hebohkan Masyarakat Dasuk Temukan Titik Terang

Sebarkan artikel ini
IMG 20240105 194915
Foto : Lokasi kejadian ledakan di Dusun Laok, Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Sumenep.

SUMENEP, Jum’at (05/01/2024) suaraindonesia-news.com – Tragedi Ledakan yang menghebohkan masyarakat beberapa hari lalu di Dusun Laok, Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Jawa Timur mulai menemukan titik terang baru.

Diketahui, kejadian yang menghebohkan tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 Wib pada hari Selasa 2 Januari 2024 di rumah tak berpenghuni yang diduga dari bahan peledak bom molotov.

Ledakan itu tidak ada korban jiwa, Namun, seorang warga bernama Atnawi, 53, mengalami luka ringan di telinganya.

Korban sekaligus saksi ketika kejadian itu sedang rebahan di gardu di dekat TKP. Gardu dengan rumah yang diguncang ledakan berjarak sekitar dua meter.

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko mengatakan dari keterangan saksi sekaligus korban peristiwa ini akan terus didalami ulang serta diperiksa ulang karena terdapat ada keterangan yang berbeda.

Baca Juga :  Melalui Dinas Perikanan, Pemkab Pamekasan Buka Bazar Ramadhan Tampilkan Produk Unggulan

Baca Juga: Akan Launching Kampung Zakat, Kemenag Sumenep Ajak Semua Pihak Terkait Komitmen Optimalkan Kampung Zakat

“Kita perlu luruskan kembali, ternyata pemilik rumah kosong yang kemarin terkena ledakan potas atau bondet ini adalah korban yang terkena imbas kemarin itu yakni Atmawi, dan itu kita ketahui setelah dilakukan pengecekan secara mendalam,” katanya, Jumat (5/1/2024).

Dari hasil pemeriksaan Polda Jatim, pihaknya menjelaskan ledakan tersebut bukan disebabkan karena ada yang terlempar, seperti yang diutarakan korban sebelumnya.

“Berdasarkan hasil penyelidikan tim, kejadian ledakan tersebut terjadi di suatu kawasan rumah kosong itu, ternyata ledakannya meninggalkan lubang, sehingga jika dilempar bisa saja korbannya sudah meninggal,” tuturnya.

Jadi dia, yang diberitahukan sebelumnya, ada yang berkeliaran di sekitar rumah kosong itu sebelum terjadi ledakan, ternyata tidak benar saat dilempar.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Sekolah di Kota Batu Terapkan PTM 50 Persen

Atas kejadian ini, ia mengimbau masyarakat agar jangan sampai menyimpan bahan-bahan peledak di rumahnya, sebab itu akan berbahaya dan bisa membahayakan

“Kami, saat ini masih mendalami ulang sekaligus mengembangkan semua keterangan saksi sekaligus korban ledakan, Atmawi, guna mengungkap kasus tersebut secepatnya,” pungkasnya.

Reporter : Ari
Editor : Amin
Publisher : Eka Putri