TPG Desa Geudumbak Tanggapi Pernyataan Ketua Forum Geuchik Langkahan

oleh -288 views
Foto : Azhari, Anggota TPG Desa Geudumbak Kec. Langkahan Aceh Utara.

ACEH UTARA, Sabtun(08/08/2020) suaraindonesia-news.com – Menanggapi pernyataan Ketua Forum Geuchik Langkahan Kabupaten Aceh Utara, Tuha Peut Gampong(TPG) Geudumbak meminta yang bersangkutan agar tidak mencampuri urusan desa lain. Ketua Forum Geuchik Langkahan Abdullah diminta untuk mengurus desanya sendiri.

“Ketua Forum Geuchik Langkahan jangan terlalu ikut campur persoalan di desa Geudumbak urus saja desa masing-masing, karena kami masih mampu menangani persoalan sendiri dan roda pemerintahan juga masih berjalan seperti biasa,” kata anggota Tuha Peut Geudumbak Azhari Ibrahim, Jumat (07/08) kepada media ini

Hal ini menyikapi pernyataan ketua Forum Geuchik Langkahan terkait polemik laporan dugaan tanda tangan palsu pada lembaran dokumen APBG Geudumbak tahun 2019.

Menurut Azhari, penyelesaian persoalan di Geudumbak sudah melalui berbagai tahapan. mulai dari mempertanyakan realiasasi kegiatan dan penggunaan dana desa di tingkat gampong hingga ke aparat penegak hukum yang terkait kasus dugaan pemalsuan tanda tangan.

“Kami tidak memojokkan Geuchik Geudumbak dalam laporan ke Polres Aceh Utara. Kami hanya melaporkan dugaan pemalsuan dokumen negara, siapapun pelaku harus menerima konsekwensi hukum,” kata Azhari.

Demikian juga terkait pernyataan ketua Forum Geuchik yang menyatakan pihaknya sebagai provokator dan orang yang tidak bertanggung jawab, ini sangat ironis ketika sejumlah masyarakat menuntut transparansi justru dituding sebagai pengacau.

Azhari menyebut pernyataan Geuchik Abdullah (Ketua Forum) sudah jauh melampaui batas kewenangannya sebagai forum Geuchik itu sendiri.

“Dia menyatakan gerakan rakyat untuk mewujudkan transparansi sebagai kegiatan mengacaukan gampong, itu tidak bisa kami terima. Kami akan konsultasi dengan penasehat hukum dan akan melaporkan tuduhan miring kepada kami yang dianggap sebagai provokator,” kata Azhari.

Azhari menjelaskan justru dengan gerakan rakyat tersebut telah berhasil menyelamatkan uang negara bahkan hingga mencapai nilai ratusan juta rupiah. Uang tersebut merupakan dana penyertaan modal BUMG, serta dengan gerakan rakyat, kegiatan mangkrak sudah diselesaikan.

Masalah ini dapat dibuktikan dengan LHP(Laporan Hasil Penyelidikan) oleh Inspektorat Aceh Utara terhadap Desa Geudumbak.

“Kita perlu pertanyakan kembali fungsi Forum Geuchik ini. Jangan jadi tameng atau alat untuk membela Geuchik secara membabi buta, tapi melupakan fakta. Kami harap ketua Forum Geuchik menarik kembali pernyataannya yang menyebut kami sebagai pengacau, kalau tidak siap-siap dengan proses hukum,” kata Azhari.

“Kami memberikan saran kepada Ketua Forum Geuchik, apabila memang serius mau membantu Geuchik Geudumbak, maka bantu tuntaskan BUMG 2018, pasang meteran pada gedung PAUD APBG 2018, Honorium guru BP 2018 dan box culvert 2019,” imbuhnya.

Di bagian lain ia juga menyatakan klaim sepihak dari Geuchik Geudumbak (Zulkifli) yang menyatakan tidak memalsukan tanda tangan juga tidak mempengaruhi apa-apa terhadap proses penyelidikan.

“Biarkan penyidik Polres Aceh Utara bekerja. Kita terima hasil dalam laporan polisi kita juga tidak membubuhkan Geuchik sebagai terlapor. Kita hanya melaporkan dugaan pemalsuan tanda tangan, siapa yang ditetapkan tersangka nantinya, proses hukum sudah dilalui, jadi kita tunggu saja,” tutur Azhari.

Ketua Forum Geuchik Langkahan Abdullah saat dikonfirmasi media ini, mengatakan sebenar nya yang saya maksudkan provokator bukan kepada Tuha Peut Gampong dan masyarakat Geudumbak.

“Tapi yang saya maksud provokator di sini ada pihak lain, dikhawatirkan persoalan ini akan di manfaatkan oleh pihak lain untuk memprovokasi agar persoalan ini makin besar,” jelasnya.

Ia berharap jangan sampai persoalan ini di manfaatkan kepentingan pihak lain nya, sehingga masalah makin besar, kita cuma berharap agar persoalan di Desa Geudumbak dapat diselesai secara damai dan musyawarah, jangan sampai ke ranah hukum.

“Selaku ketua Forum Geuchik, seyogia nya sangat prihatin apa yang di alami persoalan di Desa Geudumbak, dan tentu sebagai tanggung Forum sangat wajar memnerikan bantuan advokasi,” tutup Abdullah.

Reporter : Masri
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *