Reporter : Ipul
Ternate Malut, Rabu (8/2/2017) suaraindonesia-news.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam elemen Pusat perjuangan mahasiswa untuk pembebasan Nasional,mennggelar aksi unjuk rasa di depan lapangan ngaralamo ternate, rabu (08/02),
Menurut kordinator lapangn (korlap)samsul mengatakan, bahwa aksi mereka merupakan aksi damai, yang bertujuan untuk menolak investor asing yang tidak menguntungkan bagi masyarakat yang ada di maluku utara, selain itu juga menurut samsul sapaan akrabnya, mereka juga mendukung hak penentuan nasib sendiri untuk bangsa papua sebagai solusi demokratik.
Bukan itu saja, mereka juga meminta cabut undang-undang ormas,undang-undang intelejen, undang-undang komnas, dalam aksi ini elemen mahasiswa ini juga menuntut agar pemerintah membuka ruang demokrasi seluas-luasnya untuk rakyat tertindas, buruh, petani, kaum miskin kota dan desa, dan berikan tempat penjualan yang layaka untuk pedagang kaki lima /PKL se Maluku utara.
Aksi merupakan aksi lanjutan dari aksi sebelumnya, dan akan berjalan selama penyataan sikap, tidak indahkan oleh pemeritah setempat.












