RegionalSosial Budaya

Tokoh Masyarakat Sumut Infaq Mushaf Al-Quran ke LPTQ Pantai Labu

Avatar of admin
×

Tokoh Masyarakat Sumut Infaq Mushaf Al-Quran ke LPTQ Pantai Labu

Sebarkan artikel ini
IMG 20210204 190318
Ketua LPTQ Pantai Labu, Amirul Khair, Kamis (04/02/2021) memperlihatkan infaq mushaf Alquran dari Kasminata saat di kediamannya di Desa Durian Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. (Foto: M. Habil Syah/SI).

DELI SERDANG, Kamis (04/02/2021) suaraindonesia-news.com – Tokoh masyarakat Sumatera Utara (Sumut) Kaswinata dan keluarga menginfakkan 30 mushaf Al-Quran ke Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (3/2).

Hali ini dikatakan Ketua LPTQ Pantai Labu, Amirul Khair, Kamis (4/2) saat ditemui di kediamannya di Desa Durian Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang.

Masih kata Amirul Khair, Infaq mushaf Al-Quran tersebut dalam rangka mendukung program “Gerakan Infak Al-Quran” yang dicanangkan LPTQ Pantai Labu untuk membumikan Al-Quran sekaligus memberantas buta aksara Al-Quran di kawasan pesisir tersebut.

“Pemberian Al-Quran ini melalui LPTQ Kecamatan Pantai Labu untuk disalurkan ke umat. Karena LPTQ Pantai Labu ini punya progam sangat bagus sekali yakni, Gerakan Infak Al-Quran,” ujarnya didampingi istrinya Asiyah.

Amirul Khair menambahkan, bahwa dirinya mengapresiasi infaq mushaf Al-Quran dari Kaswinata dan keluarga dengan iringan doa agar menjadi amal jariah serta dilimpahkan Allah SWT rejeki serta dimudahkan segala urusan.

“Semoga menjadi amal jariah bagi beliau dan keluarga atas infak mushaf Al-Quran yang sudah saya terima selaku Ketua LPTQ Pantai Labu,” ucapnya.

LPTQ Pantai Labu terang Amirul Khair, sedang berupaya dan mendorong pemenuhan kebutuhan terhadap mushaf Al-Quran di kawasan pesisir Pantai Labu termasuk kitab Iqro dan kaidah Baghdadi yang menjadi kitab rujukan pembelajaran Al-Quran.

Lewat program “Gerakan Infak Alquran” yang telah dicanangkan sejak 2 pekan terakhir, dapat menghimpun kebutuhan Alquran dan kitab Iqro maupun kaidah Bagdadiyah guna membumikan Al-Quran sejalan dengan visi menjadikan “Pantai Labu Maju dan Religius Bersama Al-Quran”.

“Pantai Labu ini banyak membutuhkan Al-Quran dan kitab-kitab yang jadi rujukan belajar Al-Quran seperti Iqro dan Baghdadiyah,” terangnya.

Selain itu, masih banyak ditemukan umat Islam di kawasan pesisir itu yang berada dalam kondisi buta huruf atau aksara Al-Quran. Karena itu, program ini juga dalam upaya memberantas buta aksara Alquran sekaligus mengajak berbagai pihak untuk terlibat aktif.

Sementata Kaswinata berharap, semangat umat Islam di kawasan pesisir Pantai Labu untuk belajar dan membaca Al-Quran muncul dan tumbuh. Semangat itu bisa pula menumbuhkan semangat untuk belajar membaca Al-Quran dengan baik dan bisa pula melahirkan qori maupun qoriah juga hafiz dan hafizah yang berkompetisi sampai tingkat nasional.

“Semoga lewat LPTQ Pantai Labu, akan lahir qori dan qoriah maupun hafiz dan hafizah untuk bisa pula berdakwah sampai tingkat nasional,” ucap Kaswinata yang juga Komisaris Bank Sumut Syariah itu.

Pembelajaran terhadap Al-Quran tambahnya, akan sangat berpengaruh positif dalam mengatasi problematika kenakalan remaja yang saat ini cukup memprihatinkan terutama ancaman bahaya narkoba yang sudah menjalar ke semua tingkatan terlebih remaja dan anak-anak.

“Semoga dengan belajar Al-Quran dapat menghambat kenakalan remaja serta menghidupkan masjid dan remaja masjid khususnya di Kecamatan Pantai Labu,” tandasnya.

Reporter : M. Habil Syah
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful