ACEH UTARA, Senin (24/03/2023) suaraindonesia-news.com – Sedikitnya sekitar 350 tokoh perwakilan desa di 23 desa di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara mendeklarasikan tokoh lokal kecamatan setempat untuk bakal calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Utara pada Pemilihan Legislatif 2024 mendatang.
Berpengalaman pada tahun-tahun sebelumnya pesta demokrasi legislatif di daerah pemilihan I Aceh Utara tidak membawa kemenangan bagi putra-putri lokal kecamatan terkait, menyulitkan sampainya aspirasi masyarakat. Sehingga, tokoh 23 desa setempat bangkit dan mendeklarasikan mantan ketua Forum Geuchik Langkahan H. Hamdani Yahya (Geuchik Ham) sebagai satu-satu calon yang dipilih dalam musyawarah umum untuk diusung melalui Parpol lokal, Partai Aceh (PA).
Musyawarah deklarasi tersebut berlangsung dikediaman Panglima Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe Raja Sabi, sekaligus Geuchik Desa Tanjoeng Dalam Selatan, Langkahan di Meunasah Desa, Senin (13/03/2023).
Panglima Sagoe KPA PA Langkahan butuh persatuan dan kesatuan masyarakat mempertahankan hak berpolitik lokal Langkahan. Untuk memperjuangkan perubahan Langkahan ke depan yang lebih baik.
Pada kesempatan tersebut turut dihadiri oleh 23 kepala desa setempat, para Geuchik Purna Tugas, Imum Gampong, tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan tokoh perempuan. Dari KPA turut hadir ketua KPA Sagoe Raja Sabi, Sekjen KPA Wolayah Pasee, Ismail Arahman (Linud), Panglima Muda Daerah IV Pasee, Muhammad Jhony dan para tokoh petinggi KPA/PA lainnya.
“Dukungan masyarakat sangat kita apresiasikan. Partai Aceh siap menampung dukungan Geuchik Hamdani menuju Legislatif DPRK mendatang,” sambut Panglima Sagoe Raja Sabi, Samsul.
Ia berharap, kepada tokoh yang telah memiliki tokoh masyarakat tersebut menuju Bacalon DPRK Aceh Utara menjadi pilihan yang terbaik bagi Langkahan ke depan nanti.
“Selama ini Langkahan belum memiliki figur lokal, berkahnya persatuan akan menyatukan konsep pembangunan Langkahan,” tegasnya.
Tokoh masyarakat yang juga mantan Geuchik Leubok Mane yang kini menjabat Mukim Pinto Rimba menuturkan, Langkahan perlu langkah strategis agar aspirasi masyarakat Langkahan digaungkan ke kabupaten.
“Banyak pembangunan yang dibutuhkan Langkahan, tapi sejauh ini masih perlu pembenahan. Maka, menuju pesta demokrasi tahun 2024, kami harus mengambil sikap secara musyawarah umum,” kata Mukim Pinto Rimba, M. Hasan Ismail
“Penghormatan tokoh masyarakat kepada petinggi Partai Aceh Wilayah Pasee, kami dari tokoh masyarakat telah sepakat dan menentukan pilihan pasca melaksanakan musyawarah bersama dalam mengambil sikap politik menuju persatuan Langkahan,” ujarnya.
“Langkahan Konsisten memperjuangkan putra daerah untuk duta legislasi masyarakat daerah pemilihan satu Aceh Utara untuk pemilu 2024 mendatang, H. Hamdani Yahya, dipercayakan sebagai satu-satunya pilihan yang ditunjuk bersama,” imbuhnya.
“Kami mengapresiasikan keterbukaan Partai Aceh saat ini. Masyarakat telah terlibat langsung dalam proses penentuan kebijakan pandangan politik, Geuchik Ham telah kami serahkan sebagai utusan kami untuk Bacalon Legislatif DPRK kepada KPA/PA,” lanjut M. Hasan Ismail.
Menyingkapi hal tersebut, M. Jhony selaku Panglima Muda Daerah IV Pasee KPA/PA, mengatakan pihaknya telah menyambut dengan baik gagasan tokoh masyarakat. Pihaknya juga telah Mengkonfirmasi atau memastikan siapa yang lebih layak diajukan ke Bacalon.
“PA hadir ditengah-tengah masyarakat untuk masyarakat, PA juga berterima kasih banyak atas deklarasi yang diberikan untuk kami,” kata M. Jhony.
Pada kesempatan itu juga menambahkan, sejauh ini fungsi Partai Aceh masih sebagai perpanjangan tangan GAM di Aceh melalui jalur politik. KPA/PA masih menuntut butiran dama yang belum terimplementasi dengan dengan baik dari MoU GAM – RI tahun 2004 silam.
“Ada skenario penghapusan nama GAM di Aceh sebagai pucuk perjuangan panjang aceh, ini kembali kepada masyarakat. PA adalah partai lokal yang mengemban tugas ini semua,” lanjutnya.
“Upaya adu domba telah lama menjadi bagian dari kita. Namun kita singkapi dengan keutuhan bersama” pungkasnya.
Reporter: Efendi Noerdin
Editor : Wakid Maulana
Publisher : Nurul Anam













