PAMEKASAN, Kamis (24/07) suaraindonesia-news.com – Kodim 0826/Pamekasan melanjutkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 dengan fokus pada pembangunan infrastruktur desa. Salah satu proyek utama dalam kegiatan ini adalah pembangunan jembatan penghubung antara Dusun Kramat Attas dan Dusun Larangan di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.
Jembatan tersebut dinilai strategis karena akan meningkatkan aksesibilitas warga antar dusun, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Pada hari kedua pelaksanaan TMMD, Kamis (24/7), personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama warga setempat melaksanakan pengerjaan fisik berupa pengerasan jalan di sisi selatan jembatan. Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong, dengan penataan batu makadam untuk memperkuat konstruksi jalan.
Komandan Kodim 0826/Pamekasan, Letkol Inf Herik Prasetiawan, mengatakan bahwa TMMD merupakan bentuk kontribusi TNI dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam upaya membangun desa. Kami berharap jembatan ini nantinya bisa digunakan secara maksimal oleh warga untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa partisipasi aktif warga dalam kegiatan ini menjadi bukti kuat masih terpeliharanya semangat gotong royong dalam kehidupan masyarakat desa.
Pihak Kodim menargetkan pembangunan jembatan dan akses jalannya dapat selesai tepat waktu dan memenuhi standar teknis yang ditetapkan, agar segera dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat.













