Advertorial

Tingkatkat Kapasitas Pemahaman Gawat Darurat Gizi Dinkes Sumenep Adakan Pelatihan

×

Tingkatkat Kapasitas Pemahaman Gawat Darurat Gizi Dinkes Sumenep Adakan Pelatihan

Sebarkan artikel ini
IMG 20151102 115511
Kanan Ida Winarni Kasi Gizi, Kepala Dinkes dr.H.fatoni, M. Si Lies Setiawan Staf Gizi Propensi Jatim

Sumenep,Suara Indobesia-News.Com – Dalam rangka peningkatan kapasitas petugas dalam pelaksaan Gizi buruk, Dinas kesehatan Sumenep, Madura, Jawa Timur adakan pelatihan, Senin (02/11/2015).

Acara yang di adakan di Aulah pertemuan dinas kesehatan tersebut di hadiri Lies Setiyawati, staf Gizi propensi Jawa Timur dan di ikutih semua bidan dan perawat puskesmas se Kabupaten

“Pelatihan Gizi buruk ini di lakukan agar supaya petugas yang ada di lapangan mengerti apabila ada kasus kegawat daruratan Gizi mereka bisa melaksanaan dengan baik,”kata Kepala dinas kesehatan, dr H.Fatoni, M. Si.

Jadi menurut Fatoni, harus di rawat terlebih dulu di puskesmas setelah di laksanakan stabilitasi baru pasien di kirim, imbuhnya.

“Untuk ke gawat daruratan bisa di sebabkan oleh Gizi buruk sendiri,Gizi kurang atau keracunan makanan,”jelasnya.

Fatoni menjelaskan, pelatihan ini bertujuan supaya tidak timbul kecatatan pada bayi dan anak, menurutnya, penyebab Gizi buruk yang ada saat ini ada 3, yaitu, minimnya pengetauan Gizi dari seorang ibu atau keluarganya tentang Gizi sehingga tidak memberikan dengan baik pada anak atau masukkan makan yang bagus. kemudian karena penyakit, jadi ketika anak kenak diare,TBC,atau demam berdarah akan jatuh pada Gizi buruk atau penyakit bawaan misalnya jantung, bawaan itu bisa juga menyebabkan Gizi buruk. terakhir faktor ekonomi. beber Fatoni.

“Kebanyakan Gizi buruk terjadi pada anak baru lahir umur 1 bulan sampai 5 tahun,”ucapnya.

Fatoni berharap, nantinya puskesmas bisa melakukan penanganan dengan tepat,melakukan tindakan yang betul sesuai standart yang ada dan ada promotif prosentif dari puskesmas.tukasnya.(liq).