Tingkatkan Mutu Pelayanan, BPJS Kesehatan Gelar FGD di Puskesmas Awa’ai

oleh -144 views
Saat kegiatan Focus Grup Disccusion di Puskesmas Awa’ai, Kabupaten Nias Utara.

NIAS UTARA, Senin (6/9/2021) suaraindonesia-news.com – Guna memastikan pelayanan di Fasilitas Kesahatan Tingkat Pertama (FKTP) berjalan optimal, BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli gelar Focus Grup Disccusion (FGD) di Puskesmas Awa’ai, Kabupaten Nias Utara.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Nias Utara, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer (PMP) BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, Kepala Puskesmas Awa’ai beserta tim medis di Puskesmas Awa’ai.

Kepala Bidang PMP BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, Syefrio Hendriko menyampaikan, kegiatan ini sebagai upaya bersama dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan di FKTP. Melalui kegiatan FGD ini diharapakan pemberi layanan kesehatan dapat mengetahui indikator kinerja yang perlu ditingkatkan dalam melayani peserta di era JKN-KIS.

Menurutnya, muara dari upaya ini adalah meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat atau peserta JKN-KIS yang terdaftar di Puskesmas.

“FGD ini bertujuan untuk mencapai indikator kinerja FKTP di era JKN-KIS. Kami berharap Puskesmas Awa’ai dapat menjadi Puskesmas percontohan di Kabupaten Nias Utara sehingga kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Nias Utara dapat meningkat dan merata,” tutur Syefrio mengawali kegiatan FGD.

Lebih lanjut Syefrio menyampaikan bahwa dari 10 indikator kinerja, Puskemas Awa’ai telah memenuhi indikator rasio rujukan non spesialistik, rasio rujukan, dan pengelolaan Program Rujuk Balik (PRB). Sedangkan untuk indikator pembayaran kapitasi ke Puskesmas, angka kontak dengan peserta, rasio peserta prolanis terkendali, pemanfaatan antrian online, kontak tidak langsung, skrining riwayat kesehatan, dan walk through audit (WTA), masih perlu ditingkatkan agar tercapai.

“Kami mengapresiasi pencapaian dari Puskesmas Awa’ai dan berharap agar indikator yang telah dicapai dapat dipertahankan, serta meningkatkan pencapaian indikator yang masih belum dicapai. Pemenuhan indikator kinerja ini tidak semata-mata berbicara tentang angka pencapaian saja, tetapi ini sebagai nilai rujukan atas pelayanan kesehatan yang selama ini diberikan bagi peserta JKN-KIS yang berkunjung ke Puskesmas” terang Syefrio.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Awa’ai, Dewi Rini Astuti menyampaikan terima kasih atas kunjungan BPJS Kesehatan yang telah melaksanakan kegiatan FGD. Menurutnya kegiatan ini memberikan ruang bagi pemberi layanan kesehatan dalam mengevaluasi capaian kinerja Puskesmas dan mencari solusi atas permasalahan yang timbul.

Lebih lanjut Dewi menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi Puskesmas Awa’ai, diantaranya pemenuhan sarana prasarana, sistem jaringan informasi dan komunikasi, serta sumber daya manusia. Menurutnya kendala ini hampir terjadi di semua Puskesmas, tetapi ia mengarisbawahi bahwa Puskesmas Awa’ai akan terus berkoordinasi dengan stakeholder guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta memenuhi indikator kinerja FKTP.

“Hampir semua Puskesmas memiliki kendala yang sama, namun tiap Puskesmas memiliki caranya masing-masing untuk menuntaskan kendala dilapangan saat melayani peserta. Hal ini jugalah yang akan kami kerjakan, sehingga masyarakat ataupun peserta JKN-KIS yang berkunjung di Puskesmas Awa’ai dapat terlayani dengan baik dan tentuanya puas dengan layanan kesehatan yang kami berikan,” pungkas Dewi sambil menutup kegiatan FGD.

Reporter : Topan
Editor: Moh Hasanuddin
Publisher: Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *