Tindak Lanjut Program BPNT, Dinsos Sumenep Gelar Sosialisasi Program Sembako

oleh -71 views
Kepala Dinas Sosial, Muhammad Iksan.

SUMENEP, Selasa (4/2/2020) suaraindonesia-news.com – Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep menggelar sosialisasi program Sembako tindak lanjut dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Aula kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep. Selasa (4/2).

Dalam acara sosialisasi ini melibatkan Sekda Kabupaten Sumenep, Tim Kordinasi (Tikor), semua Camat se Kabupaten Sumenep dan TKSK, Korcam PKH.

Kepala Dinsos Muhammad Iksan mengatakan, program ini merupakan perubahan dari pusat, bagaimana terealisasinya bantuan secara merata kepada masyarakat.

“Tujuan program sembako ini agar penerima secaea merata, tidak ada perbedaan,” kata Kadinsos.

Lanjut Iksan, Sembako ini merupakan program lanjutkan dari BPNT dengan tujuan meningkatkan gizi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Semula bantuan non tunai hanya beras, minyak dan telor, kini ada penambahan anggaran, jadi juga bertambah, bisa sayur atau daging,” ungkapnya.

Perubahan dari program BPNT menjadi Sembako, pihaknya menjelaskan perubahan BPNT mereka jadi Sembako jelas berbeda dari jumlah kisaran yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar 110.000 menjadi 150.000 yang sekarang bernama Sembako.

“Perubahan yang paling signifikan itu dari nominal bantuan yang didapatkan masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM) dari Rp110.000 menjadi Rp150.000 per KPM per bulan. Selain beras dan telur, dalam program sembako juga bertambah komoditasnya, harus ada daging,” jelasnya.

Pada saat bantuan Non tunai hanya mendapatkan beras, minyak dan telor yang berbentuk paket, sembako tidak demikian, perlu diketahui bahwa program tersebut lanjutkan dari BPNT dengan tetap mengunakan Kartu.

“Artinya regulasi itu tidak ada yang berbeda, jika pada awalnya menerima bantuan menggesek kartu berbentuk paket, untuk program ini yang mendapat bantuan lebih leluasa untuk memilih sampai pada nominal 150.000 seperti, daging, buah, sayur ataupun yang lainnya sudah disediakan oleh e-warung,” tandasnya.

Sosialisasi ini dengan tujuan memberikan pemahaman tentang program ini agar mereka bekerja sesuai dengan buku panduan yang telah dikeluarkan kementrian sosial.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *