Probolinggo, Suara Indonesia-News.Com – Tiga Jamaah Haji dari Probolinggo dikabarkan menjadi korban meninggal dunia akibat adanya insiden di Mina tanah suci Mekah Arab Saudi pada Rabu (24/9/15) lusa.
Tiga jamaah Haji asal Probolinggo yang dikabarkan meninggal karena korban adanya insiden Mina tersebut adalah: Hamid Atwi (50) alamat Desa Muneng Kidul RT.19/RW.06 Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Niro, alamat Kota Anyar Kabupaten Probolinggo, kemudian Abdul Karim (52) alamat Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
Dengan meninggalnya ke tiga jamaah Haji dari Probolinggo karena adanya insiden di Mina pada Rabu (24/9/15) tersebut membuat Wagub Jawa Timur Syaifullah Yusuf bersama dengan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Mahfud Sodar dan Kabid bagian haji Kanwil Kemenag, Jum’at (25/9/15) datang ke Probolinggo melakukan takziah, menyampaikan rasa bela sungkawa kepada keluarga korban, melaksanakan sholat goib, membacakan Yasin dan Tahlil serta memberikan penjelasan terkait adanya insiden di Mina tersebut kepada keluarga korban dan warga setempat.
Syaifullah Yusuf kepada keluarga korban mengatakan untuk bersabar dengan adanya musibah di Mina yang banyak menimbulkan korban baik meninggal maupun luka. Saya atas nama Pemerintah akan meminta kepada Pemerintah Arab Saudi segera melakukan investigasi untuk menjawab sebab terjadinya musibah di Mina saat para jamaah Haji melakukan Jumroh, ujarnya.
“Mudah – mudahan kedatangan kami bersama dengan Kepala Kanwil Kemenag Jatim bisa sedikit menjadi penghibur” ucap Syaifullah Yusuf kepada keluarga korban.
Dengan adanya musibah ini kami berharap Pemerintah Arab Saudi bisa segera menjawab rumor dimedia masa, bahwa musibah di Mina terjadi karena akibat salah jadwal pada saat Jamaah Haji melakukan Jumroh. Selain itu juga ada rumor bersamaan Jamaah Haji melakukan Jumroh ada Pejabat Pemerintah Arab Saudi yang lewat dan melawan arus, sehingga insiden itu terjadi, ujarnya.
“Kami berharap kedepan ditanah suci Mekah peristiwa seperti ini tidak terulang kembali dan tidak ada lagi korban terhadap para calon jamaah Haji karena akibat kesalahan management,” ungkap Wagub.
Selain takziah dan menyampaikan rasa bela sungkawa kepada keluarga korban, Syaifullah Yusuf bersama dengan Mahfud Sodar juga ikut membacakan Tahlil dan Yasin dirumah korban bersama dengan warga setempat. (Singgih).












