SUMENEP, Rabu (03/02/2021) suaraindonesia-news.com – Patahnya tiang listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dikeluhkan warga setempat.
Pasalnya, jika malam hari suasana gelap akibat matinya lampu, hingga mengakibatkan sebagian pengguna jalan terperosok ke jalan yang berlubang.
Seperti yang dirasakan juga oleh Rudi, salah satu pedagang warung lalapan yang ada disekitar lampu yang patah mengatakan, bahwa sejak patahnya tiang lampu tersebut banyak pengguna jalan yang terjebak dengan jalan yang berlubang hingga kadang mengakibatkan olengnya pengendara.
Menurut Rudi, tiang lampu listrik itu patah sudah lama sekali, sekitar kurang lebih dua bulan yang lalu, namun hingga saat ini terkesan tidak diurus.
“Semenjak tiang lampu listrik yang patah saya agak kesulitan berjualan karena gelap, waktu tiang listrik belum patah saya berjualan enak karena ada cahaya lampu, pengunjung pun rame,” tutur Rudi.
Hal yang sama disampaikan Kiki salah satu teller dari kantor sekitar menegaskan bahwa tiang listrik itu memang sudah lama patah.
“Awal mulanya tiang listrik itu patah waktu ada angin kencang tiba-tiba tiangnya patah, dan yang ankut dulu itu dari Dishub,” ujarnya.
Sementara kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dishub Suemenep, Edi Purwanto mengatakan bahwa itu bukan tanggung jawab Dinas Perhubungan Sumenep.
“Tiang listrik itu bukan bagian dari tanggung jawab Dishub. Tanggung jawab Dishub itu hanya lampunya saja, namun tiang listriknya bukan,” kata Edi. Rabu (3/1).
Menurut Edi, yang menjadi tanggung jawab Dishub hanya Lampunya saja.
Disinggung terkait solusi untuk tiang lampu listrik yang patah, menurutnya Dishub sendiri belum punya solusi, karena tidak ada anggaran pengadaan Tiang lampu listrik, apa lagi menurut Edi disekitar lampu yang patah itu tidak gelap karena masih ada sinar lampu yang lain.
Reporter : Sudirman
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful












