Tersangka Pengrusakan Mapolsek Arjasa Bertambah 1 Orang

oleh -22 Dilihat

Sumenep, Suara Indonesia-News.Com – Setelah 2 orang ditetapkan sebagai tersangka pengrusakan Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Arjasa, Polres Sumenep kembali menetapkan satu tersangka lain, yakni T (40) warga Kecamatan Arjasa, Sumenep. Saat ini jumlah tersangka pengrusakan Mapolsek Arjasa bertambah menjadi 3 orang, yakni S (20), P (32), warga Desa Sumber Nangka, dan T (40), warga Kecamatan Arjasa, Sumenep.

“ Saat ini jumlah tersangka pengrusakan Mapolsek Arjasa berjumlah 3 orang, selain tersangka  S (20), dan P (32), kami juga menetapkan T (40), sebagai tersangka,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko, saat bertolak dari pulau Kangean Minggu (31/8/2014).

Menurutnya, penetapan 3 orang tersebut dilakukan setelah Tim penyidik Polres Sumenep melakukan pemeriksaan intensif terhadap 8 saksi. Dan tersangkanya saat ini tersangkanya di keler ke Mapolres Sumenep, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara satu kompi Brimob dan satu pleton Dalmas Polres Sumenep, tetap intens mengejar pelaku lain  yang hingga kini belum tertangkap. Petugas disebar ke berbagai pelabuhan untuk memantau aktifitas warga yang hendak menyeberang keluar daerah, karena ada kemungkinan pelaku lain yang masih buron akan kabur keluar daerah, menggunakan sejumlah pelabuhan yang ada di pulau tersebut.

“ Petugas kami dilapangan masih memburu beberapa tersangka lain yang diduga terlibat kasus pengrusakan Mapolsek, petugas kami menyebar diberbagai pelabuhan yang menjadi akses keluar masuknya warga keluar daerah, tapi kami yakin dalam waktu dekat petugas kami di lapangan akan membekuk semua pelaku pengrusakan,” bebernya.

Sedangkan satu kompi Brimob dari Polda Jatim, dan satu Pleton Dalmas dari Polres Sumenep, masih siaga di pulau Kangean, mereka tetap berjaga untuk memastikan situasi pulau Kangean betul-betul aman. Pasukan akan ditarik bila situasi sudah betul-betul kondusif dan semua pelaku pengrusakan sudah ditangkap.

Saat disinggung perkembangan terakhir di Kecamatan Arjasa, Joko mengaku situasinya sudah kondusif. Bahkan Mapolres Arjasa yang sebelumnya rusak parah akibat dilempari batu, kayu dan benda keras lainnya oleh warga, saat ini sudah selesai diperbaiki.

Petugas kepolisian, dibantu Koramil Arjasa serta masyarakat  yang dikomando tokoh masyarakat, secara sukarela memperbaiki kantor Polsek dan rumah dinas Kapolsek Arjasa.

“ Alhamdulillah, kondisi Mapolsek Arjasa saat ini sudah pulih seperti sedia kala, hal itu berkat kerja sama antara TNI/Polri dengan tokoh masyarakat setempat, bergotong royong untuk memperbaiki kantor Mapolsek yang dirusak warga,” sambungnya.

Masyarakat dan tokoh masyarakat pulau kangean secara sukarela memperbaiki kantor Mapolsek dan rumah Dinas Polsek yang sebelumnya dirusak oleh warga. Beberapa tokoh masyarakat, mengomando langsung masyarakat untuk membantu perbaikan kantor Mapolsek yang sebelumnya dirusak, sehingga dalam waktu yang sangat singkat, kantor serta rumdis Kapolsek selesai diperbaiki. (Zai/Din).

Tinggalkan Balasan