PROBOLINGGO, Rabu (25/8/2021) suaraindonesia-news.com – Nekad nerobos lampu traffic light (TL) perempatan jalan utara Puskesmas Ketapang masih berwarna merah, pasangan suami istri (Pasutri) pegendara sepeda motor Yamaha Mio Nopol N 4405 QG jatuh tersungkur hingga babak belur setelah disenggol mobil Honda CRV Nopol L 1257 CG yang melaju dari arah selatan, dan jatuh tepat di depan Truk Trailer N 7980 UQ bermuatan triplek yang sama sama dari arah selatan.
Peristiwa kecelakaan lalulintas (Laka Lantas) yang terjadi Selasa (24/8) sekitar pukul 22.00 WIB, diketahui pengendara sepeda motor Yamaha Mio Nopol N 4405 QG yang menerobos TL masih warna merah itu merupakan pasangan suami istri (Pasutri). Yang laki laki bernama Firman Hadi Sahputra (26), sedangkan yang perempuan bernama Dewi Aisyatun Nafisyah (25), alamat Jalan Ikan Kakap No.1 RT002/RW004 Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo.
Menurut keterangan Mahfud (62), pengemudi mobil Honda CRV Nopol L 1257 CG dia dari arah selatan ke utara mendahului Truk Trailer N 7980 UQ. Tepat diperempatan Traffic Light di perempatan utara Puskesmas Ketapang, waktu menyalip dia tidak menyangka kalau ada pengendara sepeda motor dari arah timur yang nyelonong menerobos menuju kebarat.
“Saya dari Jember mau pulang ke Pasuruan, sampai di perempatan tempat kejadian laka saya mendahului truk trailer depan saya. Waktu itu lampu TL berwarna hijau sehingga saya berani nyalip. Saya tak menyangka kalau ada pengendara sepeda motor dari arah timur menerobos menuju arah barat. Tau – tau nabrak bemper mobil samping kiri menyenggol sepeda motor itu dan jatuh didepan truk trailer yang saya salip,” terang dia.
“Saat kejadian saya langsung menepi dan berhenti, namun oleh warga saya diurak mau dibunuh, saya takut terus naik mobil lari, dikejar oleh warga saya berhenti dan dibawa ke Pos Polisi Ketapang. Jadi saya tidak berniat untuk melarikan diri,” ungkap dia.
Sementara menurut Vidiyanto (33), pengemudi Truk Trailer Nopol N 7980 UQ, dia mengatakan dari arah Lumajang muat triplek akan dikirim ke Sidoarjo.
“Yang menabrak pemotor bukan saya, pemotor itu awalnya jatuh setelah tersenggol mobil Honda CRV yang nyalip saya, dan jatuh pas didepan truk yang saya kemudikan. Tapi gak sampai terlindas, karena saya langsung injak rem dan berhenti,” jelasnya.
Dalam peristiwa Laka tersebut pengendara sepeda motor Mio N 4405 QG yang merupakan pasangan suami istri (Pasutri) itu mengalami kritis karena terbentur. Untuk mendapatkan pertolongan medis, oleh warga langsung dibawa ke Puskesmas Ketapang yang lokasinya pas diselatan tempat kejadian.
Atas peristiwa laka tersebut petugas Laka Lantas Satlantas Polres setempat langsung turun melakukan olah TKP.
Sementara menurut keterangan Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo Kota IPDA Rizal, kronologi laka lantas itu berawal dari arah selatan ada mobil Honda CRV Nopol L 1257 CG, kemudian didepannya ada truk trailer.
Honda CRV ini mendahului truk trailer saat lampu traffic light masih warna hijau. Saat mendahului tepatnya di depan Alfamart pasutri pengendara sepeda motor Yamaha Mio N 4405 QG mencoba menerobos dari arah timur mau kearah barat saat lampu traffic light dari arah timur berwarna merah.
“Dia mencoba menerobos akhirnya kena senggol Honda CRV dan jatuh didepan truk trailer, akhirnya terjadilah kecelakaan karena sudah tak bisa menghindari kendaraan masing masing. Karena terlalu dekat terjadilah kecelakaan yang menelan korban 2 orang (Pasutri) pengendara Yamaha Mio itu,” terang IPDA Rizal saat dikonfirmasi, Rabu (25/8) pagi.
Sekitar 5 jam setelah dirujuk ke Rumah Sakit yang laki laki dikabarkan meninggal dunia. Istrinya selamat dan dirujuk ke Rumah Sakit Wonolangan.
“Ini info-info yang saya terima dari Petugas yang pas piket, saat menangani peristiwa Laka Lantas diperempatan utaranya Puskesmas Ketapang tadi malam,” tandas Kanit Laka Lantas IPDA Rizal.
Reporter : S.Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful












