PAMEKASAN, Sabtu (14/11/2020) suaraindonesia-news.com – Fathor Rasyid, (62) warga Pamekasan yang terlantar di Kota Medan, Sumatera Utara kini bisa bernapas lega. Ia kini kembali lagi ke kediamannya di Kelurahan Parteker, Kecamatan Pamekasan, berkat bantuan forum relawan dan Radio Antar Penduduk Indonesia (Rapi).
Pria yang akrab disapa Oong alias Mono sempat di suatu tempat kuburan, Kota Medan. Mono sempat pamit jalan-jalan ke Kota Surabaya bersama teman-temannya di usianya 12 tahun itu. Kini Ia pulang dengan kondisi ingatan yang tidak stabil.
Beruntung, Oong bisa kembali pulang ke rumah orang tuanya di Kelurahan Parteker, Pamekasan setelah mendapat pertolongan dari tim relawan (creator YouTube) Medan melalui media massa seperti, Facebook dan you tube.
Koordinator Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan, Budi Cahyono, mengatakan, kepulangan Mono dibantu oleh Forum Relawan yang berkordinasi dengan Rapi Surabaya dan Medan.
“Kami mendapatkan informasi mengenai warga Pamekasan yang hidup sebatang kara di suatu tempat kuburan, kota Medan, sehingga atas kerjasama seluruh pihak Mono alias Oong bisa kami pulangkan,” tukas Budi.
Dikatakan Budi, usai melakukan koordinasi dengan tim relawan Medan pada tanggal 28 Oktober 2020 lalu, mono ditemukan di Bascame (Maulana Habib). Pihaknya melacak identitas kepada saudara Habib untuk dicocokkan dengan warga Pamekasan.
“Alhamdulillah setelah berkomunikasi dengan Subaidah (ibu Oong), semua keterangan itu benar,” kata Budi.
Setelah identitas Oong alias Mono ditemukan, pihaknya kemudian memfasilitasi penjemputan Oong. Tepat pukul 10.00, Oong tiba di Pamekasan dan disambut haru oleh keluarganya.
Reporter : My
Editor : Amin
Publisher : Ela












