JAKARTA, Senin (29/12) suaraindonesia-news.com – Pemanfaatan layanan pertanahan yang tetap dibuka selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendapat respons positif dari masyarakat. Kebijakan tersebut dinilai membantu warga yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.
Salah satu warga yang memanfaatkan layanan tersebut adalah Hendrawan (60), warga Jakarta Barat, yang datang bersama istrinya, Rosana (60), ke loket layanan informasi Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Barat. Keduanya datang untuk mencari informasi terkait pengurusan hak atas tanah.
“Pelayanan seperti ini betul-betul sangat membantu sekali, terutama bagi kami yang bekerja. Sulit mencari waktu di hari kerja, jadi adanya layanan di hari libur dan akhir pekan ini sangat luar biasa. Secara pribadi, saya sangat mengapresiasi,” ujar Hendrawan saat ditemui di Kantah Kota Administrasi Jakarta Barat.
Hendrawan mengaku mengetahui informasi bahwa layanan pertanahan tetap buka selama libur Nataru melalui pencarian di internet. Awalnya, ia sempat ragu apakah Kantor Pertanahan tetap beroperasi di hari libur. Namun, setelah mengetahui adanya layanan PELATARAN (Pelayanan Tanah Akhir Pekan) serta layanan di hari libur, ia merasa sangat terbantu.
Menurutnya, layanan pertanahan di luar hari kerja sangat bermanfaat bagi masyarakat pekerja. Selama ini, Hendrawan kerap mengalami kesulitan ketika harus mengurus administrasi pertanahan di hari kerja karena harus meninggalkan pekerjaan dan berpotensi mengganggu produktivitas.
“Kalau antre di hari biasa, bisa setengah hari baru selesai. Itu kadang membuat kami terlihat tidak produktif di mata pemberi kerja. Karena itu, pelayanan di akhir pekan atau hari libur seperti ini sangat membantu,” jelasnya.
Ia juga menilai, dengan adanya layanan di hari libur, masyarakat menjadi lebih nyaman dan percaya diri untuk mengurus sendiri keperluan pertanahan tanpa harus melalui pihak ketiga. Hendrawan dan istrinya datang langsung ke Kantor Pertanahan untuk menambah pemahaman mengenai proses pengurusan hak atas tanah.
“Kami ingin punya pengalaman sendiri dan tidak selalu mengandalkan pihak lain. Jadi wawasan kami juga bertambah,” ucap Hendrawan.
Hendrawan menambahkan, masih ada sebagian masyarakat yang memilih menggunakan jasa pihak ketiga dalam pengurusan pertanahan karena adanya citra negatif terhadap layanan pertanahan. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kesan tersebut.
“Menurut saya pelayanannya sudah sangat baik. Kalau bisa dipertahankan saja. Dengan layanan di hari Sabtu atau hari libur, kami sebagai karyawan jadi lebih berani mengurus sendiri,” ungkapnya.
Diketahui, selama libur bersama Hari Raya Natal pada 25–26 Desember 2025, Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia tetap membuka layanan. Layanan tersebut meliputi pemberian informasi terkait administrasi pertanahan, penerimaan pendaftaran layanan dalam rangka pemeliharaan data pertanahan, serta penyerahan produk layanan berupa sertipikat yang telah selesai diproses.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan pertanahan pada libur Tahun Baru, 1 Januari 2026, dengan jam operasional pukul 09.00 hingga 12.00 waktu setempat.












