Tender Pengadaan Lampu Hias Diduga Sarat Permainan, LMP Ancam Laporkan Kabid Sarana Dishub Sumenep ke Kejati Jatim

Kantor Dinas Perhubungan Kab. Sumenep

SUMENEP, Senin (28/05/2018) suaraindonesia-news.com – Moh. Jamil Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menilai Pemenang lelang untuk Pengadaan lampu hias di sepanjang Jalan Trunojoyo Kota Sumenep tahun anggaran 2013 diduga tidak sesuai prosedur dan penuh permainan.

Pasalnya, menurut Jamil, pejabat pengadaan barang mengaku tidak pernah merasa menandatangani berkas apapun yang berkaitan dengan lelang Pengadaan lampu hias itu.

“Ini sangat lucu, bayangkan saja dari hasil investigasi kami, pejabat pengadaan barang mengaku tidak pernah menandatangani berkas apapun, parahnya lagi, PT. Galang Cipta Utama sebagai pemenang lelang justru ditiadakan dengan alasan yang tidak masuk akal,” ungkap Moh. Jamil, Senin (28/05/2018).

Untuk itu, Pria berkumis ini berencana akan melaporkan kasus dugaan permainan pemenang tender pengadaan lampu hias tahun 2013 Dinas perhubungan (Dishub) Sumenep itu ke pihak Tipikor Kejati Jatim.

“Kami tidak main-main terkait persoalan ini, kami akan laporkan persoalan ini ke Kejati Jatim,” ancam Jamil.

Sementara Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Sumenep, Agus Sutiono, saat dikonfirmasi melalui telpon genggamnya, membenarkan adanya proyek pemasangan lampu hias di Jalan Trunojoyo tahun 2013 itu. Bahkan ia mengaku sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPKo).

Namun ketika dikonfirmasi lebih jauh, terkait adanya dugaan permainan dalam proses tender, termasuk pemenangnya yang diduga didiskualifikasi sepihak, Agus malah menyuruh awak media konfirmasi ke pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP).

“Kalau ingin tanya seperti apa prosesnya dan siapa pemenangnya, ya tanya langsung ke ULP Mas, karena itu Ranahnya ULP bukan dinas, biar saya kasik tau jalannya karena ini lelang bukan penunjukan, karena untuk menentukan pemenang dalam lelang itu ada di ULP ranahnya,” ujar Agus melalui telpon genggamnya dengan nada sedikit naik, Senin (28/05).

Ditempat terpisah, Subiyakto, mantan Pejabat Pengadaan Barang Dishub Sumenep, dikonfirmasi melalui telpon genggamnya mengatakan dugaan permainan dalam proses lelang itu jelas ada permainannya.

“Saya tahu betul apa yang terjadi. yang jelas saat itu pemenang tender yang sudah diumumkan oleh LPSE adalah PT. Galang Cipta Utama. Tapi sengaja diganti ke orang lain. Laporkan saja PPKo itu ke Kejati,” tegas Subiyakto, Senin (28/05).

Bahkan, Subiyakto nantang pihak Agus untuk membuka persoalan tersebut ke publik. Pria yang biasa di panggil Yanto ini, justru mendukung penggiat anti korupsi untuk melaporkan kasus itu keranah hukum.

“Oh, bagus kalau ada yang mau melaporkan Kabid Sarana dan Prasarana Dishub saat menjadi PPKo dalam pengadaan lampu hias tahun 2013. Itu banyak peyimpangan,” tegas Pria yang juga ahli hukum pidana dan perdata ini.

Tidak hanya itu, Yanto juga mengaku siap jika dibutuhkan untuk membuktikan penyimpangan dalam persoalan lelang pengadaan lampu hias tahun 2013 itu.

“Saya siap jika diperlukan untuk membantu mengungkap persoalan ini, saya tau betul seperti apa prosesnya dari awal, bahkan jika butuh data saya siap,” tukasnya. (Zaini)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here