Temuan Penarikan SKAB Sebesar 150 Ribu, Bupati Lumajang Turun Ke Lokasi Tambang

oleh -40 views
Bupati saat berdialog dengan penambang.

LUMAJANG, Rabu (11/3/2020) suaraindonesia-news.com – Mendapat laporan masyarakat terkait penarikan Surat Keterangan Asal Barang (SKAB) yang dijual diluar ketentuan, sebesar Rp. 150 ribu Bupati Lumajang, Thoriqul Haq langsung turun untuk memastikan langsung kondisi di masyarakat penambang.

Tak mau kecolongan akan hal itu, Cak Thoriq langsung meninjau lokasi penambangan pasir di Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh.

“Kami menemukan SKAB dijual diluar dari ketentuannya, SKAB itu sudah diputuskan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) sebesar Rp. 25 ribu per angkutan, tadi ternyata penarikannya Rp. 150 ribu dan digunakan berulang-ulang, tentu ini tidak kontrol,” ujar Cak Thoriq kepada pihak penambang.

Dari penuturan oknum penarik SKAB, sebagian uang yang diterima tersebut masuk ke Pemerintah Desa (Pemdes) Pandanarum. Namun saat Bupati melakukan pengecekan, Kades Pandanarum menjelaskan bahwa baru sebulan terakhir mendapatkan pemasukan dari tambang pasir dengan rata – rata sebesar Rp;; 350 ribu per hari dengan besaran Rp 20 ribu tiap kendaraan angkutan pasir.

“Ini akan kami tertibkan, kami lakukan evaluasi terkait SKAB,” tegas Bupati

Sementara, dalam diskusi bersama para penambang dan petani sekitar pertambangan, masyarakat menginginkan agar lokasi penambangan di Desa Pandanarum tersebut bebas dari penggunaan alat berat. Hal itu dikarenakan merugikan para penambang tradisional dan juga para petani di sekitar pertambangan.

“Saya putuskan tidak menggunakan alat berat, pastinya akan kami komunikasikan dengan masyarakat penambang, semoga ada titik temu, agar sama-sama mendapatkan income yang lebih dari pasir,” ujar Bupati.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *