Telur dan Minyak Goreng Beri Andil Terbesar Terjadinya Inflasi November 2021 Jember

oleh -316 views

JEMBER, Jumat (03/12/2021) suaraindonesia-news.com – Pada bulan November 2021 Kabupaten Jember mengalami inflasi sebesar 0,31 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 106,72 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember, Arif Joko Sutejo, mengatakan komoditas memberikan andil terbesar terjadinya inflasi, yakni telur ayam ras, minyak goreng, tarif rumah sakit, cat tembok, emas perhiasan, tarif kereta api, besi beton, bayam, tarif dokter umum, dan udang basah.
Sedangkan komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya deflasi adalah tomat, cabai rawit, daging ayam ras, jagung manis, tarif kendaraan roda 2 online, kangkung, vitamin, manga, cumi-cumi, dan bawang putih,” ujar Kepala BPS Jember, Arif Joko Sutejo, Kamis (02/12/2021).
Dari delapan kota IHK di Jawa Timur semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Sumenep sebesar 0,65 persen, dan inflasi terkecil terjadi di Kota Madiun sebesar sebesar 0,22 persen. Sedangkan Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,35 persen.
Dari sebelas kelompok pengeluaran, delapan kelompok pengeluaran mengalami inflasi, dan tiga kelompok pengeluaran stabil. Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok kesehatan sebesar 3,17 persen, diikuti oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,52 persen.
Hal ini diikuti kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,31 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,29 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,27 persen, kelompok transportasi sebesar 0,15 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,11 persen dan kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi terkecil adalah kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,01 persen.
Sedangkan tiga kelompok yang tidak mengalami perubahan atau stabil adalah kelompok pengeluaran informasi, komunikasi, dan jasa keuangan,kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, dan kelompok pendidikan.
Laju inflasi tahun kalender dan laju inflasi year-on-year Kabupaten Jember di bulan November 2021 masing-masing mengalami inflasi sebesar 1,17 persen dan sebesar 1,53 persen. Angka inflasi tahun kalender November 2021 sebesar 1,17 persen lebih rendah dibanding inflasi tahun kalender November 2020 sebesar 1,71 persen dan inflasi year-on-year November 2021 sebesar 1,53 persen lebih rendah dibanding dengan inflasi year-on-year November 2020 sebesar 2,20 persen.
Dari 90 kota IHK, ada 68 kota IHK mengalami inflasi dan ada 84 kota IHK mengalami inflasi. Kabupaten Jember berada pada urutan 54 dari 84 kota yang mengalami inflasi bulan November 2021.
Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan