Tekan Penyalahgunaan Pengelolaan DD, Inspektorat Bangkalan Paparkan Regulasi Kades Lawas Dihadapan Wakil Ketua AKD

Dari kiri, Joko Supriyono Kepala Inspektorat Bangkalan bersama M. Makmur Kades Kanegarah Kecamatan Konang. (Foto: Anam/SI).

BANGKALAN, Rabu (16/11/2019) suaraindonesia-news.com – Bertujuan agar pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) terealisasi maksimal sesuai aturan, Inspektorat Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dengan menggandeng KPP, DPMD sedang menggalakkan program Kades Lawas (Kawal Desa Melalui Pengawasan) yang disebar di tujuh Kecamatan.

Program Kades Lawas tersebut menurut Kepala Inspektorat Bangkalan, Joko Supriyono dihadapan M. Makmur Wakil Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Bangkalan mengatakan, sudah terjadwal dan dilaksanakan pada tujuh Kecamatan.

Menurut Joko, untuk mempermudah Program Kades Lawas tersebut dijangkau oleh sejumlah 273 dilaksanakan tersebar pada tujuh Kecamatan agar pemerintah Desa sekabupaten Bangkalan agar semua Desa merasakan program Kades Lawas tersebut.

“Kades Lawas dikemas dalam rangka untuk mendekatkan para pihak, Inspektorat, Bapemmas, dan KPP Pratama yakni terkait pelaksanaan pengelolaan Dana Desa, mendekatkan itu artinya kita berkunjung, agar Kades mudah untuk berkonsultasi, bahkan yang diundang oleh kita Kepala Desa dan operatornya,” paparnya dihadapan M. Makmur Kades Kanegarah Kecamatan Konang.

Ia juga menjelaskan bahwa dari KPP (Kantor Pajak Pratama) yang turut serta pada kegiatan Kades Lawas agar pihak Desa mengerti perihal perpajakan dan mau membayar pajak, karena pajak itu dari dan kembali pada kebutuhan masyarakat, sedangkan Bapemmas (Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa) menyampaikan mengenai proses pencairan.

“Kami (Inspektorat, red) bertugas untuk memeriksa, dari pemberkasan, pelaksanaan hingga pelaporan realisasi pengelolaan Dana Desa,” imbuhnya.

Selain hal itu, Supriyono juga mengungkapkan bahwa kegiatan Kades Lawas merupakan program yang diadopsi dari Pemprov Jatim.

Pada pembahasan tema yang sama M. Makmur Wakil Ketua AKD mengapresiasi kegiatan Inspektorat Bangkalan yang berupa Kades Lawas karena menurut dirinya kegiatan tersebut sangat membantu pemerintahan desa dalam mengelola keuangan desa yang sesuai dengan juklak dan juknisnya.

“Alhamdulillah program Kades Lawas dari Inspektorat Bangkalan cukup membantu mempermudah kami dalam mengelola dana desa, juga mengingat jarak desa kami (Kanegarah, red) ke Kantor Pemda Bangkalan cukup jauh, maka kegiatan tersebut yang dilaksanakan tersebar di tujuh kecamatan maka lebih mengefisiensi jarak tempuh kami dalam berkonsultasi,” papar M. Makmur pada media ini.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publisher : Oca


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here