Tekan Penderita Kusta, Pemkab Pamekasan Akan Gandeng Tokoh Masyarakat

oleh -13 views
Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur menerima audiensi dari tim Kementerian Kesehatan RI tentang Kegiatan Studi Pemberian Obat Pencegahan Kusta (Post Exopsure Prophylaxis Plus/PEP) di peringgitan dalam rumah dinas Bupati Pamekasan.

PAMEKASAN, Rabu (02/06/2021) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menerima audiensi dari tim Kementerian Kesehatan RI tentang Kegiatan Studi Pemberian Obat Pencegahan Kusta (Post Exopsure Prophylaxis Plus/PEP) di peringgitan dalam rumah dinas Bupati Pamekasan, Senin (31/5/2021).

Acara audiensi tersebut disambut oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Agus Mulyadi, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr. Achmad Marzuki.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Pamekasan, Agus Mulyadi mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya tim untuk menekan angka penderita kusta di daerah bumi gerbang salam.

“Program penekanan penyakit kusta ini sangat baik sekali, karena sampai saat ini mindset masyarakat tentang penyakit kusta kurang baik. Pemkab akan berupaya mengumpulkan semua potensi mulai Dinkes, Camat, kades dan ulama, kita akan meminta dukungan ketika tim turun ke lapangan,” kata Agus Agus Mulyadi.

Dirinya kedepannya akan menggandeng beberapa stake holder, termasuk ulama dan tokoh masyarakat agar bisa mengedukasi masyarakat dan penderita kusta secara khusus untuk rajin berobat. Sebab, penyakit kusta itu membutuhkan kesabaran dalam berobat.

“Kasihan, ketika tim dari Jakarta dan Jawa Timur turun kesini tanpa dukungan masyarakat dan penderita secara khsusus. Karena penderita itu terkadang tidak mau, setelah berobat satu dua kali selanjutnya males untuk berobat lagi,” tambah Agus.

Pihaknya berharap, kepada ulama dan tokoh masyarakat bisa mengedukasi masyarakat tentang penting mengobati penyakit kusta yang dideritanya. Sehingga jumlah penyakit menular tersebut bisa ditekan dengan maksimal.

Sementara itu, Plt Kepala Dinkes Pamekasan, dr. Achmad Marzuki menyampaikan, Kabupaten Pamekasan menjadi salah satu daerah yang memiliki angka penderita kusta relatif tinggi di Jawa Timur.

“Tingginya angka penderita itu bukan berarti jelek, tetapi bisa saja petugasnya rajin bekerja. Tentu, kami berharap jumlah penderita kusta di Pamekasan terus menurun,” harapnya.

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *