Tega Hamili Anak Tiri, Salah Satu Warga Abdya Terancam 15 Tahun Penjara

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Abdya,Abdur Kadir, SH, MH.

ABDYA, Selasa (09/7/2019) suaraindonesia-news.com – Terkait aksi Keji terdakwa MI (31) salah seorang warga Kecamatan Jeumpa di Aceh Barat Daya (Abdya) yang tega menghamili anak tirinya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Abdur Kadir, SH, MH mengatakan, terdakawa akan dituntu 15 tahun penjara.

“Dengan diserahkan terdakwa MI (31) oleh pihak kepolisian resort (Polres) Abdya kita akan melakukan penuntutan selama 15 tahun kurungan Penjara dan jaksa yang menanggani kasus ini Bayu Rendra Adhy Putra, SH nanti,” kata Abdur Kadir.

Kata kajari, pasal yang terbukti terhadap terdakwa yakni pasal 76 D undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 jo pasal 81 ayat (1) jo ayat (3) undang-undang Ri nomor 17 tahun 2018, tentang peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016, tentang peraturan atas undang–undang jo nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 64 ayat (1) KUHP pidana.

Sebagaimana dibertakan, aksi keji sang ayah tiri itu, terbongkar setelah sang anak tirinya sebut saja Bunga (11) terjatuh di sekolah, dan dibawa ke rumah sakit. Hal itu dilakukan pihak guru tempat Bunga sekolah di salah satu sekolah di Jeumpa, karena melihat kondisi korban sejak beberapa hari terakhir berbeda dari biasanya.

Terlebih, pada bagian perut korban, nampak menonjol ke depan. Atas kecurigaan itu, pihak guru pun membawa Bunga(nama samaran) ke rumah Sakit.

“Seusai diperiksa, sang anak dinyatakan positif hamil, lebih kurang empat hingga lima bulan usia kandunganya, dan akhirnya pelaku itu diboyong ke Polres Abdya,” ujar Camat Jeumpa.

“Ia itu aslinya warga Tembung Sumatra utara dan baru menikah kurang lebih setahun lalu, bahkan kini sudah memiliki anak lebih kurang delapan bulan,” tuturnya.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Mariska

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here