TEB Mengutuk Keras Atas Penebangan Pohon di Depan Dino Park

Foto: Komunitas pecinta lingkungan yang tergabung Tim Ekepedisi Biokonservasi (TEB) 2011, Selasa (31/10/2017) siang melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD kota Batu

KOTA BATU, Selasa (31 Oktober 2017) suaraindonesia-news.com – Komunitas pecinta lingkungan  yang tergabung Tim Ekepedisi Biokonservasi (TEB) 2011, Selasa (31/10/2017) siang melakukan unjuk rasa  di depan gedung DPRD kota Batu, Puluhan  komunitas  pecinta lingkungan itu  mengutuk keras atas penebangan pohon  di depan Jatim Park 3 atau Dino Park  Jalan Sukarno Beji Junrejo Kota Batu.

Ketua Suku  TEB  2001  Wahyu Prihanta   saat ditemui, Selas (31/10/2017) mengatakan Bahwa TEB mengutuk keras atas penebangan  pohon yang dilakukan oleh sejumlah oknum pemerintah dan menuntut DPRD dan pemkot Batu untuk mempertanggung jawabkan  atas penebangan sejumlah  pohon  di depan lokasi wisata baru itu.

“Tolong hentikan penebangan pohon  yang diperuntukan untuk kepentingan wisata, dan kami  minta  aparat penegak hukum  mengambil tindakan tegas  terkait pihak yang sewenang-wenang  telah memberikan ijin atas penebangan pohon, bila perlu cabut ijinnya,” kata Wahyu.

Baca Juga: Duta Arab Saudi Berkunjung ke Sumenep, Ini Kata A. Busyro Karim 

Sedang Sugeng Hariyono  anggota DPRD kota Batu mengaku bahwa dirinya dalam proses penebangan pohon di depan Dino Park sama sekali tidak mengetahui, mestinya para pecinta lingkungan itu tidak hanya mempersoalkan pemotongan  kayu di depan jatim Park 3 atau Dino Park  tetapi  penebangan pohon juga terjadi disejumlah jalan  milik Pemkot Batu  dalam tahun 2017 ini.

“Dalam tahun 2016 dan 2017  ini terdapat sejumlah pohon dipinggir jalan yang ditebang oleh pemkot Batu, ini mesttinya harus ditanyakan juga,” Kata Sugeng  Haryono.

Meski demikian pihaknya juga sepakat apa yang  komunitas pecinta lingkungan yakni menjaga kelestarian alam.

Sementara itu Marketing and Public Relations Manager Jatim Park Group, Titik S Ariyanto mengatakan bahwa penebangan pohon itu  adalah untuk memenuhi persyaratan AMDAL  lalu lintas, dan meski ada pemotongan pohon  pihaknya  juga akan menganti  20 pohon, sedang pohonyang ditebang itu sebanyak 20 pohon.

“Kami akan menganti dengan menanam pohon bukan yang kecil  tapi pohon yang besar, kami Jatim Park Group  bertanggung jawab  dan  sangat peduli dengan pelesetarian alam, kami sudah menanam 20  pohon sementara yang ditebang sebanyak 7 pohon, kepedulihan kepada lingkungan itu selalu kami wujudkan,” Kata dia. (Adi Wiyono/Jie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here