Tarian Sufi dan Puluhan Obor Meriahkan Gema Takbir Idul Adha 1445 H yang Digelar Pemkab Sumenep

oleh -4 views
Foto : Penampilan tarian sufi pada kegiatan Gema Takbir Hari Raya idul Adha 2024.

SUMENEP, Senin (17/06) suaraindonesia-news.com – Tarian Sufi dan Puluhan Pawai Obor meriahkan acara Gema Takbir Idul Adha 1445 Hijriah yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Acara Gema Takbir Idul Adha yang mengusung tema “Hilangkan perbedaan memaknai Idul Adha dengan berbagai kebaikan dan mempererat tali persaudaraan” bertepat di Lapangan Kesenian Sumenep (LKS) setempat. Minggu malam (16/06/2024).

Sebelum Tarian Sufi dimulai sejumlah tamu undangan disuguhkan dengan Puluhan Pawai Obor dan dromben yang ditampilkan oleh siswa-siswi SDN pangrangan lima mengiringi wakil bupati Sumenep memasuki tempat.

Kemudian dilanjutkan dengan penampilan tarian Sufi diiringi dengan musik bernuansa islami yang ditampilkan oleh dzikir Samman kolosal Arrabbani dari desa matanair Sumenep.

Diketahui, acara Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah tersebut diselenggarakan melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretaris Daerah (Setda) Sumenep.

Baca Juga: Sambut Idul Adha 2024 Dengan Gema Takbir Bersama, Wabub Sumenep Ajak Masyarakat Mengenang Tauladan Nabi Ibrahim

Selain itu terdapat pula santunan anak yatim yang diberikan langsung oleh wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah.

Sementara salah satu tujuan dari acara ini yakni menjalin silaturahmi dan harmonisasi sosial kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat Sumenep.

Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah menyampaikan momen Hari Raya Idul Adha ini jadikan sebuah kesempatan meningkatkan amal ibadah, terutama berbuat baik dan peduli terhadap sesama.

“Idul Adha ini menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan solidaritas sosial kepada sesama, seperti kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan anaknya Nabi Ismail AS,” pesannya.

Pada kesempatan itu pula pihaknya menceritakan kisah Kesabaran Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai seorang hamba dengan jiwa keikhlasan yang teramat besar untuk dijadikan suri tauladan.

Baca Juga: Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha bukan Sekedar Sembelih Hewan Kurban

Menurutnya, dari kisah tersebut merupakan bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, karena semua yang ada di dunia ini semata-mata hanya sebuah titipan semata.

“Selain belajar ikhlas, dan menjaga bentuk kepedulian sosial, dengan kurban hasil daging hewan kurban ini dapat berikan memfaat dengan diberikan kepada warga yang membutuhkannya,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk konsisten menjaga gerakan sosial yang tidak hanya di momentum Hari Raya Idul Adha.

“Semangat berbagi kepada sesama merupakan modal sosial, sehingga nilai-nilai sosial peduli sesama tetap terimplementasikan sehari-hari tidak hanya di Idul Adha,” terangnya.

Sedangkan tamu undangan berjumlah sekitar 750 orang yang terdiri dari unsur pejabat Forum Koordinasi Pemimpin Daerah (Forkopimda) Pemkab Sumenep, Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) instansi Vertikal, pimpinan ormas masyarakat dan keagamaan serta ASN dilingkungan pemerintah kabupaten Sumenep.

Reporter : Ari
Editor : Amin
Publisher : Eka Putri

Tinggalkan Balasan