Tanpa Gejala, Satu Anggota DPRD Deli Serdang dan ASN Puskesmas Lubuk Pakam Positif Covid-19

oleh -2.289 views
Petugas dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Deli Serdang melakukan penyemprotan disenfektan di gedung DPRD Deliserdang, Kamis (28/05/2020). (Foto: M. Habil Syah/SI).

DELI SERDANG, Kamis, (28/05/2020) suaraindonesia-news.com – Orang Tanpa Gejala (OTG) ini dialami salah satu anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Deli Serdang aktif di Komisi C dan ASN (Aparatur Sipil Negara) Puskesmas Kecamatan Lubuk Pakam dinyatakan positif Covid-19.

Hal ini dibenarkan Pengurus Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Pemkab Deli Serdang dr. Ade Budi Krista saat dikonfirmasi wartawan via ponsel, Kamis (28/05).

dr. Ade Budi Krista yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang menyebutkan, hasil Swab Laboratorium PCR (Polymerase Chain Reaction) kedua orang tersebut yang diterima tim gugus tugas Pemkab Deli Serdang melalui Dinas Kesehatan Deli Serdang dinyatakan positif.

Untuk ASN Puskesmas Lubuk Pakam, dr. Ade lebih lanjut mengatakan, hasilnya sudah diketahui dari tiga hari yang lalu Senin (25/5) hasil Swabnya positif, sedangkan hasil Swab dari anggota DPRD Deliserdang hasil swabnya positif diketahui hari ini, Kamis (28/5).

“Swabnya positif, baik itu dari salah satu anggota DPRD Deli Serdang maupun ASN Puskesmas tersebut, untuk anggota DPRD Swabnya tadi kita terima, sedangkan untuk ASN Puskesmas tiga hari yang lalu, ya dalam hal ini kita tindak lanjuti sesuai SOP,” jelas dr. Ade.

Ia mengatakan kedua orang ini tidak ada merasakan sakit alias Orang Tanpa Gejala (OTG).

“ASN Puskesmas tidak sakit, dia sehat sekarang uda di isolasi di rumah sakit di Medan, agar keluarganya tidak tertular virus Covid-19, begitu juga dengan anggota DPRD Deli Serdang sehat wal Afiat dan juga akan di isolasi di rumah sakit di Medan, intinya Penyelidikan Epidemiologi (PE) sudah kita lakukan seperti dirumahnya, tempat kerjanya dan lain-lain semua kita tindak lanjuti,” tambah dr. Ade.

dr. Ade Budi Krista berharap bahwa semua instansi untuk melaksanakan protokol kesehatan seperti penyemprotan disenfektan disemua kantor.

“Ya semestinya setiap hari di semprot, dan untuk di DPRD Deli Serdang kita sudah minta data dari Sekwan (Sekretaris Dewan) nama-nama yang pernah kontak sama Anggota Dewan tersebut, dan semestinya nanti waktu pemeriksaan tidak dirapid test lagi namun harus di test swab,” tegas dr. Ade.

Informasi di DPRD Deli Serdang dari Enam belas anggota DPRD yang menjalani rapid test dan juga staff, terdapat beberapa orang reaktif Covid-19, namun setelah di test Swab hasilnya ada yang negatif dan satu orang yang positif. Sedangkan dua orang lagi yakni salah satu anggota DPRD Deliserdang dan satu ASN yang bertugas di Komisi hasil Swabnya belum keluar.

Adapun anggota DPRD Deli Serdang hasil swabnya negatif diantaranya adalah berinisial MM, Drs.R, MA, BSA, dan L.

Kemudian ASN DPRD Deli Serdang yang hasil swabnya Negatif yakni A dan M.

Sedangkan salah satu anggota DPRD Deli Serdang berinisial S dan staf ASN Komisi berinisial M belum keluar hasil Swabnya.

Pantauan awak media di gedung DPRD Deliserdang semenjak terdengar satu anggota DPRD Deli Serdang dinyatakan positif. Pihak Sekretariat DPRD Deli Serdang melakukan sterilisasi penyemprotan disinfektan di seluruh dalam dan luar Gedung wakil rakyat tersebut.

Reporter : M. Habil Syah
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *