SUMENEP, Kamis (16/4/2020) suaraindonesia-news.com — Pademi Corona atau Covid-19 kian menyebar di Indonesia terutama Jawa Timur. Berbagai upaya telah dilakukan termasuk ikhtiar lahir seperti menjaga pola hidup bersih dan sehat, sosialisasi jaga jarak, hingga tidak keluar rumah.
Ada Sekitar 1500 Pria dan wanita warga Dusun Sumber Oloh, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan ini, Rabu (15/4) malam, berjalan kaki mengelilingi beberapa dusun, mereka sembari membaca Qasidah Burdah yang merupakan syair tentang memuji atau shalawat untuk Nabi Muhammad SAW.
Pemdes bersama seluruh lapisan masyarakat setempat tampak kompak membawa obor berkeliling kampung dengan berjalan kaki sembari membaca serangkaian doa yang mereka sebut dengan ‘burdah’.
Pembimbing burdah K Asmoni SR mengatakan, tujuan dilaksanakannya burdah untuk menangkal penyebaran Corona dan keselamatan Desa.
“Burdah keliling ini untuk menangkal penyebaran corona dan keselamatan desa supaya terhindar dari musibah dan penyakit,” terangnya.
Ditempat yang sama Kepala Desa Soddara Suhanto sangat berterima kasih kepada tokoh Agama, tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda yang telah melaksanakan kegiatan ini.
“Saya sampaikan terima kasih banyak kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh masyarakat Desa Soddara atas arahan dan dukungannya kepada Pemerintah Desa, sehingga pembacaan burdah ini berjalan dengan kompak dan lancar,” ujarnya.
Untuk diketahui, Qasidah Burdah dikarang oleh Imam Al-Bushiri yang hidup pada abad ke 13 pada masa Dinasti Ayyubiyah. Menurut cerita, saat mengarang ini, Imam Al-Bushiri sedang sakit menahun dan pada suatu malam selepas ia menyenandung qasidah ini, ia bermimpi bertemu dengan Rasulullah SAW dan ia diberi serban (burdah) yang dibawa oleh Nabi SAW di bagian yang dituju yang sakit. Saat ia bangun, berhasil terjadi dan ia pulih.
Reporter : Lis/Cunk
Editor : Amin
Publiser : Romla












