Tanggapan Ketua KPU Kota Pekalongan Soal Isu Situs KPU Dihack

Suasana salah satu KPU di Kota Pekalongan

PEKALONGAN, Kamis (18/4/2019), suaraindonesia-news.com – Marak beredar isu situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diserang hacker membuat masyarakat resah. Pasalnya, KPU menggunakan aplikasi berbasis online untuk rekapitulasi suara.

Ketua KPU Kota Pekalongan, Rahmi Roshada menanggapi hal itu. Menurutnya, situs KPU sebenarnya tidak di hack, meskipun semalam mengalami drop dan sulit dibuka.

“Memang semalam (17/4) situs sedang drop dan tidak bisa dibuka, tapi itu bukan karena setangan hacker, melainkan karena banyaknya yang membuka situs tersebut,” tegas Rahmi.

Ia menambahkan, untuk itu masyarakat harus lebih bisa menyaring informasi yang tengah berkembang. Sejauh ini, pihaknya memang sedang melakukan rekapitulasi hasil Pemilu 2019 semaksimal mungkin.

“Di Kota Pekalongan sendiri petugas KPPS tengah mengumpulkan C1 pada KPU, dan saat ini baru 30 persen,” tambah Rahmi.

Ia menargetkan bahwa rekapitulasi di Kota Pekalongan bisa diselesaikan hari ini.

Reporter : Arsyad
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here