Tampil Kaku Saat Deklarasi Damai, Jokowi Tunjukkan Amarah

Jakarta, Suara Indonesia-News.Com –Pidato calon presiden Joko Widodo dalam Deklarasi Damai yang diadakan KPU terus menjadi sorotan. Jokowi dinilai tampil dengan kaku dan tegang.

Pakar Politik Soegeng Saryadi Syndicate (SSS) Sunardi Rinakit mengaku sempat bertanya kepada Jokowi mengapa tampil kaku dalam deklarasi tersebut.

Padahal Sunardi telah memberikan sejumlah arahan dalam deklarasi itu. Ia menjelaskan poin pertama yang diberikan kepada Jokowi yakni pemilihan presiden merupakan pintu buat rakyat.

“Baik Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta merupakan pemimpin kita semua,” kata Sunardi di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (5/6/2014).

Poin kedua, katanya, politik tidak melulu konstitasi tetapi kegembiraan. Kemudian siapapun yang terpilih, diyakini akan memimpin melebihi cita-citanya sendiri. Ternyata poin itu tidak dibaca Jokowi.

Menurut Sunardi saat itu Jokowi sedang marah. Hal itu terkait dengan ucapan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo terkait dana Pilkada DKI Jakarta senilai Rp52miliar.

“Jokowi marah karena yang tersenyum selama ini tapi di belakang engga baik, marah itu ditunjukkan seperti itu,” ucapnya.

Padahal, kata Sunardi, penampilan Jokowi berbeda ketika tampil dihadapan pengusaha di Hotel Ritz Carlton. “Dia tampil bagus, apa adanya. Kalau yang Deklarasi sangat tidak Jokowi,” imbuhnya.

 

Sumber : Tribunnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here