PendidikanRegional

Tak Ada Sentuhan Pemerintah, Suku Anak Rimba Terbelakang

×

Tak Ada Sentuhan Pemerintah, Suku Anak Rimba Terbelakang

Sebarkan artikel ini
IMG 20191115 141554
Anak rimba saat kegiatan belajar dengan penuh semagat.

BATANGHARI, Jumat (15/11/2019) suaraindonesia-news.com – Membaca dan Menulis di erah sekarang boleh di katakan wajib bisa karena di erah teknologi semakin pesat ini jika kita tidak bisa menulis dan membaca kita di pastikan akan tertingal semua informasi.

Suku anak rimba yang bermukim di Dusun Sungai Terap, Kecamatan Batin XXIV, tingatkan keinginannya untuk belajar sangat tinggi.

Sayangnya, keinginan suku anak rimba untuk dapat belajar membaca dan menulis masih terkendala dengan tidak adanya sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, hal demikian dirasakan oleh Pesiap Bungo.

Pesiap Bungo menjelaskan, bahwa sebagai kader pendidikan dirinya mengalami kendala untuk mengajar suku anak rimba yang ada di rombongannya, di karenakan tidak adanya alat pendukung untuk mengajar seperti papan tulis dan buku pelajaran.

“Susah Bang mengajari adik-adik karena tidak ada papan tulis dan buku untuk mengajar,” keluh Pesiap Bungo. Jumat (15/11).

Ia juga menjelaskan, selama ini dirinya tidak pernah merasakan bantuan Pemerintah Daerah dari segi Pendidikan, baik berupa bantuan buku ataupun alat tulis.

“Kami tidak pernah dapat bantuan dari pemerintah untuk pendidikan,” tambahnya.

Pesiap Bungo sangat berharap adanya bantuan Pemerintah untuk membantu dirinya memberantas buta huruf di rombongan suku anak rimba yang ada di sungai terap Desa Jelutih, dengan memberikan buku dan alat untuk menulis.

“Ya jika bisa pemerintah bisa memberi kami buku dan pena,” pinta Kader Pendidikan Suku anak rimba tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa ada sekitar dua puluh anak rimba yang ia ajari untuk mengenal huruf huruf atau pun cara berhitung.

“Yang kami ajari ada dua puluh orang belajar baca dan menulis,” tutupnya.

Reporter : Jepri
Editor : Amin
Publisher : Oca