Tahun 2016 Provinsi Jambi Bebas Dari Kaharhutla

Gubernur Jambi menanda tangani nota kesepahaman Kaharhutla

Reporter : Inro
Jambi, Suara Indonesia-News.Com – Akibat dari kebakaran hutan dan lahan 2015 yang membuat Provinsi Jambi mengalami banyak kerugian yang tidak ternilai.

Hal ini Gubernur Jambi, Zumi Zola bersama tim pencegahan kebakaran hutan dan lahan, Kamis (10/3) dari Korem Gapu 042, Polda Jambi, BPBD Provinsi Jambi, Kajati, Pengadilan Tinggi Negeri,  Dinas Kehutanan dan Perkebunan membuat kesepakatan di balai prajurit Korem Gapu 042.

Dikatakan Zumi, meminta semua pihak yang  terkait yang tergabung dalam tim pencegahan kebakaran hutan dan lahan harus serius dan tegas.

“Terkait masalah kebakaran hutan dan lahan, masyarakat Jambi mendapatkan dampak yang buruk, karena Jambi berada di peringkat ke-3 setelah Sumsel. Provinsi Jambi saat ini sudah mempunyai perda menangani akan kebakaran hutan dan lahan,”terang Zumi.

Di dalam perda tersebut telah membuat adanya sangsi tegas bagi yang melanggar baik itu perorangan maupun bagi perusahaan besar.

“Saya minta bapak, ibu yang ada di dalam jangan lalu lalang, harap fokus dan serius dalam pembicaraan mengenai kebakaran hutan ini,” ujarnya kesal terhadap para peserta.

Dikatakan Zola, kebakaran hutan merupakan masalah yang serius karena setiap tahun selalu terjadi. Sehingga butuh persiapan untuk menghadapinya. Dan tim yang tergabung telah menangkap dari orang-orang berani membakar hutan dan lahan, dari Polda telah mengamankan ada 3 orang pelaku dan dari 1 hasil tangkapan Korem tahun 2016.

“Kita harus tegas menindak kegiatan pembakaran hutan yang terjadi di Provinsi Jambi, bagi perusahaan yang mencoba akan dicabut izinnya di Provinsi Jambu,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here