SAMPANG, Jumat (22/11) suaraindonesia-news.com – Lembaga Riset Sosial dan Politik (El Sipol) mengeluarkan hasil survei elektabilitas para kandidat Pilkada Sampang, yang pelaksanaannya tinggal 5 hari lagi. Survei tersebut periode tanggal 9–21 November 2024.
Hasilnya, pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sampang, KH Muhammad Bin Mu’afi Zaini (Kyai Mamak) dan H Abdullah Hidayat (Mas Ab) MANDAT nomor urut 01, tetap unggul dan berada diatas pasangan Cabup dan Cawabup H Slamet Junaidi dan Ahmad Mahfud–JIMAD SAKTEH nomor urut 02.
Artinya, dari survei tersebut Cabup KH Muhammad Bin Muafi Zaini (Kyai Mamak), unggul secara likeablity (kedisukaan) dengan skor 91,3 persen, mengalahkan Cabup H Slamet Junaidi, yang berada di angka 78,2 persen.
Sementara untuk Wakilnya, perbedaan tingkat kedisukaan oleh pemilih relatif berimbang tidak terpaut jauh. Namun, Cawabup H Abdullah Hidayat (Mas Ab) unggul dengan skor 65,4 persen, dibandingkan Ahmad Mahfudz, yang berada di angka 62,9 persen.
Survei El Sipol, menggunakan metode wawancara tatap muka dengan melibatkan 625 responden. Pengambilan sampel, dilakukan dengan metode acak bertingkat (multi stage random sampling), dengan Margin of Eror (MoE) 4,0 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Menariknya, temuan lain dari hasil survei El Sipol tingkat elektabilitas pasangan Cabup dan Cawabup Kyai Mamak dan Mas Ab nomor urut 01, juga unggul dalam pertanyaan Top of Mind (terbuka) dengan tingkat keterpilihan 39,5 persen. Sementara pasangan Cabup dan Cawabup H Slamet Junaidi dan Ahmad Mahfud nomor urut 02, memperoleh 35 persen.
Namun, pemilih undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan dalam pertanyaan terbuka masih relatif tinggi sebesar 25,5 persen.
Ketua Tim Peneliti El Sipol Muhammad Arif Hamzah menyampaikan, berdasarkan hasil survei tersebut, pasangan Cabup dan Cawabup KH Muhammad Bin Mu’afi Zaini (Kyai Mamak) dan H Abdullah Hidayat (Mas Ab) MANDAT nomor urut 01, berpotensi besar memenangkan Pilkada Sampang Tahun 2024.
Hal ini lanjutnya, karena elektabilitasnya masih mungkin naik karena tingkat kedisukaan pasangan MANDAT sangat tinggi. Sehingga, pasangan MANDAT berpotensi memenangkan Pilkada Sampang, pada 27 Nopember 2024.
Dengan catatan harus berebut kelompok pemilih undicided voters yang jumlahnya cukup tinggi yaitu 25,5 persen.
Data lain, menunjukkan bahwa, pemilih yang sudah mantap dengan pilihannya saat ini (strong voters) sebanyak 63,2 persen. Sementara yang masih mungkin berubah (swing voter) sebanyak 20,7 persen.
Arif mengatakan, pemilih yang menjawab tidak tahu berjumlah 16,1 persen. Hal ini menandakan adanya swing voters yang relatif tinggi. Sehingga dapat disimpulkan masih mungkin terjadi pergeseran pilihan.
Terakhir Arif menjelaskan, faktor tertinggi yang mempengaruhi perubahan pilihan ialah karena arah pilihan keluarga dan kerabat yaitu 32,4 persen. Disusul arah pilihan tokoh masyarakat sebanyak 19,5 persen. Di bawahnya, dipengaruhi oleh kampanye calon yang datang langsung, ajakan tim sukses dan pemberian uang sebesar 4,5 persen.
Dengan demikian dapat dikatakan, bahwa pemilih swing voters masih bergantung terhadap arah pilihan politik kepala keluarga, lingkungan, dan tokoh masyarakat.












