Sukses Bangun Usaha Peternakan! Begini Perjalanan Muammar, Dosen Muda Unimal

oleh -88 views
Foto: Muammar, seorang dosen dan pengusaha muda saat memaparkan pengalaman dan kiat menjadi pengusaha sukses.

LHOKSEUMAWE, Minggu (11/12/2022) suaraindonesia-news.com – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh menggelar sosialisasi Entrepreneur di kampus Univesitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara selama dua hari, yakni sejak tanggal 10 hingga 11 Desember 2022.

Sosialisasi tersebut mengusung tema ‘Semangat Anak Muda menjadi Pengusaha’. Seminar kewirausahaan ini dikhususkan untuk seluruh mahasiswa Unimal dengan tujuan dapat menumbuhkan semangat kewiraushaan bagi generasi muda, yakni para mahasiswa The Blessing University tersebut.

Pada sosialisasi entrepreneur, Muammar, tokoh muda inspirasi yang juga kandidat Doktor bidang hukum di Undip Semarang asal Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur menjadi salah narasumber pada sosialisasi tersebut.

Di depan ratusan mahasiswa, Muammar berbagi pengalaman merintis usaha hingga kini mengelola bisnis peternakan ayam boiler dengan jumlah 20 ribu ekor pada usia muda 25 tahun.

Dia mengatakan, jika mengawali usaha dengan dana beasiswa dari kampus untuk membuka usaha kopi sareng dan mie Aceh di Malang. Namun usahanya tidak berjalan lancar dan terancam tidak bisa menyelesaikan studi S2-nya karena kehabisan uang.

“Salah satu penyebabnya karena sata tidak membangun bussiness plan terlebih dahulu,’ Minggu (11/12).

Tak patah semangat, ia belajar dari kegagalan dan mengajak dua temannya untuk me-rebranding usahanya sehingga dapat membuka kembali Kedai Kopi Kapitalizem di Malang.

Setelah menyelesaikan studi S2, ia pulang ke kampung halaman di Keude Gerobak, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, dan kemudian memulai usaha ternak Ayam Boiler.

“Awalnya, banyak rintangan yang dihadapi, mulai dari meyakinkan orang tua hingga para investor guna pemodalan pada usaha peternakan ayam broiler yang tidak sedikit,” ujarnya.

Berkat kegigihan usaha yang ia lalui, Dosen Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh ini telah berhasil menjalankan usaha peternakan ayam broiler yang di mulai tahun 2020 tersebut dengan populasi awal empat ribu ekor, kini menjadi 20 ribu ekor.

Di akhir paparannya, Muammar menyampaikan bahwa dalam menjalankan usaha harus merujuk kepada ‘man jaddah wajada’.

“Di dalam kata tersebut tersembunyi banyak filosofi dan dimensi. Pertama dimensi keyakinan, dimensi kerja keras, dimensi totalitas, dan dimensi istiqomah, konsisten,” ujarnya.

Reporter : Masri
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam

Tinggalkan Balasan