Stop Kekerasan Pada Anak

Reporter: Sar

Sumenep, Selasa 27/09/2016 (suaraindonesia-news.com) – Kekerasan kepada anak dengan pakai tangan masih mewarnai dunia pendidikan. Sehingga menuntun Kak seto untuk datang ke kabupaten Sumenep.

Dalam rangk menghadiri Acara Talk Show dengan tajuk “Potret Pendidikan di Indonesia” yang bertempat di Aula Al- Iklas Kantor Kementerian Agama Sumenep, Madura Jawa Timur, Selasa (27/09/2016).

DR. Seto Mulyadi yang biasa dipanggil Kak Seto sebagai pemateri mengatakan Posisi anak harus selalu diposisikan sebagai orang lemah, sehingga guru diharuskan mengerti mendidik anak dengan cara yang tepat. Kalau guru mendidik anak dengan cara kekerasan, maka itu bukan proses pendidikan.

“Pendidikan ramah terhadap anak harus dikampanyakan, dan anak anak harus dilindungi dari tindak kekerasan berbentuk apa pun di sekolah. Baik oleh guru-gurunya, kepala sekolah maupun oleh teman- temannya,” terangnya.

Kak Seto menegaskan, guru harus menjadi sahabat bagi anak- anak di sekolah, bukan menjadi bos atau komandan.

“Guru harus sejajar kedudukannya dan menjadi teman bagi anak- anak, Guru harus menjadi teladan di sekolah dalam meciptakan suasana yang saling menghormati dan menghargai ” imbuhnya.

Dalam acara nampak hadir, Bupati Busyro karim, Wakil Bupati
Achmad Fauzi, Kadisdik Sumenep H
Sadik, Kepala Kemenag Sumenep, H. Sodik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here