Suara Indonesia-News.Com, Jember – Masalah PBB P2 di Desa Suka Makmur, Kecamatan Ajung, Jawa Timur, mendapat protes dari masyarakat.
persoalan ini di picu oleh SPPT yang tidak sama dengan desa tetangga, seperti di desa Pancakarya atau desa Mangaran.
“SPPT PBB desa Suka Makmur lebih tinggi dari desa lain, protes ini dilancarkan oleh warga yang lahan sawahnya berdempetan dengan sawah lain tapi masuk desa Pancakarya, perbatasan. Luas lahan sama, letaknya berdampingan tapi PBBnya lebih tinggi, SPPT lahan yang di desa Suka makmur Rp.36 ribu sedangkan yang masuk desa Pancakarya, SPPTnya Rp. 20 ribu,” Ujar Warsono, Sekdes Suka Makmur, kamis (29/1).
Menurutnya, Tentu ini menjadi pertanyaan, kenapa kok lebih mahal di desa Suka Makmur? Di kira pihak desa yang menaikkan SPPT.
“Kita sudah lapor ke Kecamatan dan ke petugas di Dispenda tapi tidak ada yang tahu, mereka tidak bisa memberi jawaban. Saya harap, Kepala Dispenda, Suprapto bisa memberikan jawaban. Kalau bisa SPPTnya sama dengan desa yang lain,sehingga masyarakat mau membayar PBB.sekarang mereka enggan membayar PBB karena SPPT di desa Suka Makmur lebih tinggi di banding desa lain, padahal luas lahannya sama.” Imbuh Warsono.(tolip)
