Soal Kasus PTSL, Kejari Sumenep Periksa Puluhan Saksi, Salah Satunya BPN

oleh -6 views
Kasi Pidsus Kejari Sumenep, Herpin Hadat.

SUMENEP, Senin (21/05/2018) suaraindonesia-news.com – Kasus dugaan pungutan liar (Pungli) Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2017, yang menyeret Kepala Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur Dekky Candra Permana sebagai tersangka, telah memasuki proses penyidikan. Saat ini, Kejari telah memeriksa sejumlah saksi.

“Ada 30-an orang saksi yang sudah kita periksa,” terang Kasi Pidsus Kejari Sumenep, Herpin Hadat, Senin (21/05).

Ia mengatakan, puluhan saksi tersebut berasal dari berbagai pihak yang terkait dengan kasus dugaan pungli PTSL tersebut.

“Ada yang dari unsur perangkat desa, kecamatan, pemohon sertifikat, hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN),” kata dia.

Dijelaskannya, saat ini Kejari tengah mengajukan surat permohonan penyitaan barang ke Pengadilan Negeri (PN) Sumenep. Penyitaan barang itu sebagai tindaklanjut penanganan kasus tersebut.

Penyitaan barang itu, kata Herpin, hanya yang berkaitan dengan perkara PTSL. barang itu nantinya akan dijadikan BB dan akan dilampirkan dalam berkas perkara.

“BB itu dibutuhkan untuk dijadikan lampiran berkas perkara. Mengenai rinciannya kami tidak bisa menyebutkan BB apa saja yang harus disita. Yang jelas semua BB itu berkaitan dengan PTSL,” tukasnya.

Dari kasus tersebut, lanjut Herpin, saat ini Tim Penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan yang kedua terhadap tersangka. Sementara tersangka, secara aturan saat ini sudah memenuhi syarat karena sudah menunjuk salah satu penasehat hukum.

Diketahui sebelumnya, Kades Desa Kertasada Dekky Candra Permana diduga melakukan Pungli kepada pemohon PTSL tahun 2017. Modus yang dilakukan dengan cara mengambil uang lebih dari pemohon diluar ketentuan biaya sebagaimana yang ditentukan Pemerintah. Hasil pungutan berkisar Rp 157 juta.

Reporter : Syaiful
Editor : Agira
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *