BALIKPAPAN, Sabtu (22/10/2022) suaraindonesia-news.com – UPTD Wilayah 1 Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kaliamantan Timur menjamin penanganan darurat jalan longsor di Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) akan terus dilakukan hingga penanganan secara permanen.
Diketahui, longsor di jalan provinsi itu terjadi sejak dua minggu lalu akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sejak beberapa minggu terakhir di Kaltim.
Akibat longsor itu, hampir setengah dari lebar jalan sudah mulai terkikis. Bahkan, sebagian bahu jalan yang terbuat dari semenisasi itu sudah mulai menggantung.
Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPTD Wilayah 1, Muhammad Ilyas mengatakan terhadap jalan longsor itu pihaknya hanya melakukan penanganan darurat.
Sedangkan untuk penanganan permanennya akan dilakukan oleh Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kaltim melalui proses lelang.
“Kita hanya melakukan penanganan daruratnya, untuk penanganan secara permanennya nanti akan dilakukan oleh Bidang Bina Marga,” ujar Muhammad Ilyas kepada media ini, Selasa, (25/10).
Ilyas menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan penanganan terhadap jalan longsor itu dan rutin melakukan monitoring setiap saat untuk mencegah terjadinya longsor yang lebih parah lagi.
“Seminggu lalu kita juga sudah melakukan penanganan dengan melibatkan Lurah. Kita sudah pasang agregat dengan campuran semen dan kita buatkan parit di lokasi itu untuk aliran air agar tidak menyerap dibawah jalan longsor itu,” terangnya.
Untuk penanganan secara permanen, kata Ilyas, pihaknya masih perlu koordinasi dengan Bidang Bina Marga, apakah penanganan longsor itu sudah masuk dalam anggaran atau belum.
“Kalau anggaran itu sudah masuk di sana (Bina Marga) melalui paket, maka harus menunggu proses lelang. Tapi kalau masih belum ya bisa saja kita tangani, selama alokasi anggaran masih ada. Nanti saya koordinasi dulu dengan Bina Marga,” katanya.
“Untuk penanganan daruratnya tetap kita jalan terus, selama anggaran masih ada. Karena di pemeliharaan ini banyak lokasinya, termasuk di PPU dan Paser juga,” tambahnya.
Dengan tingginya intensitas hujan di Kaltim, menurut Ilyas, masyarakat tidak perlu khawatir jalan longsor itu hingga terputus. Karena UPTD Wilayah 1 secara rutinitas terus melakukan antisipasi.
“Kita di UPTD ada keterbatasan anggaran, karena menangani perawatan hingga Kabupaten Paser. Kalau kita ada anggaran boleh saja kita menangani semuanya di longsor itu, tapi kita kan juga harus melakukan perawatan ditempat-tempat yang lain. Makanya nanti saya koordinasikan dulu dengan Bina Marga,” jelasnya.
“Yang jelas penanganan darurat terus kita lakukan, karena jalan itu harus terus berfungsi, supaya perekonomian terus berjalan,” kata dia lebih lanjut.
Reporter : Fauzi
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam












